
Pemkab Agam pasang rambu petunjuk-peringatan bantu pemudik

Lubukbasung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat memasang rambu-rambu petunjuk jalur alternatif dan peringatan untuk membantu para pengendara melewati daerah tersebut saat arus mudik Idul Fitri 1448 Hijriah.
"Kita telah memasang rambu petunjuk dan peringatan di seluruh ruas jalan di Agam," kata Sekretaris Dinas Perhubungan Agam Apriwandi Arlius di dampingi Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Agam Gani Basya di Lubuk Basung, Minggu.
Ia mengatakan rambu petunjuk jalan itu telah dipasang di jalan alternatif menuju Bukittinggi, untuk mengurangi macet di daerah itu, karena daerah rawan macet.
Sedangkan rambu peringatan dipasang berupa rawan longsor, tanah terban, mendahului kendaraan dari bawah dan lainnya.
Rambu-rambu tersebut untuk memberitahukan kondisi ruas jalan dampak bencana hidrometeorologi melanda daerah itu pada akhir 2025.
"Kondisi jalan di Agam ada beberapa titik terban dampak bencana hidrometeorologi," katanya.
Ia mengatakan pemasangan rambu-rambu ini bertujuan untuk memberikan panduan visual bagi pengendara dan sebagai upaya preventif guna meningkatkan keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas.
Khususnya menjelang lonjakan arus kendaraan pada periode libur panjang hari besar Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Keselamatan pengendara adalah prioritas kami. Mari jadikan Idul Fitri 1447 Hijriah ini penuh kenangan indah tanpa ada kendala di jalan," katanya.
Ia menambahkan ruas jalan provinsi menghubungkan Kota Padang menuju Bukiittinggi melalui Sicincin-Malalak-Balingka belum bisa dilalui kendaraan berdasarkan rekomendasi PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) sebagai pelaksana perbaikan jalan di lokasi itu.
Rekomendasi tersebut akibat tanah masih labil, licin dan sering terjadi longsor saat hujan.
Pewarta: Yusrizal
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
