Logo Header Antaranews Sumbar

Cuaca Sumsel Mulai Banyak Berawan

Sabtu, 15 Juni 2013 10:45 WIB
Image Print
Ilustrasi. (Antara)

Palembang, (Antara) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Provinsi Sumatera Selatan mulai banyak berawan, yakni menyebar di delapan kota dari 15 daerah otonomi di provinsi setempat. "Berdasarkan pengamatan melalui satelit cuaca, hari ini delapan kota diprakirakan berawan, sedangkan enam kota lainnya hujan dengan intensitas ringan dan satu kota berpotensi hujan sedang," kata Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumsel Indra Purnama di Palembang, Sabtu. Kedelapan kota yang diprakirakan berawan yakni Lubuklinggau, Prabumulih, Lahat, Sekayu, Pangkalanbalai, Muaradua, Indralaya, dan Baturaja. Sedangkan enam kota yang kondisi cuacanya diprakirakan berpotensi hujan ringan yakni Kota Palembang, Muara Enim, Musi Rawas, Martapura, Pagaralam, dan Tebingtinggi, kemudian satu kota yang berpotensi hujan sedang yakni Kota Kayu Agung. Beberapa kota yang diprakirakan berawan memiliki suhu udara berkisar 24 hingga 33 derajat Celcius, kelembaban udara berkisar 58 hingga 95 persen, kecepatan angin sekitar 25 kilometer per jam dengan arah angin sebagian menuju barat daya, dan sebagain lagi seperti Kota Prabumulih, Lahat, Muaradua, dan Indralaya, menuju selatan. Kemudian kota yang diprakirakan mengalami hujan ringan memiliki suhu udara berkisar 24-33 derajat Celcius, kelembaban udara berkisar 60-97 persen, kecepatan angin sekitar 25 km/jam dengan arah sebagain besar menuju selatan kecuali Kota Musi Rawas dan Tebingtinggi bergerak ke barat daya. Sementara Kota Kayu Agung yang berpotensi hujan dengan intensitas sedang diprakirakan memiliki suhu udara berkisar 23-33 derajat Celcius, kelembaban udara antara 60-96 persen, kecepatan angin sekitar 30 km/jam dengan arah menuju selatan. Khusus Kota Kayu Agung yang berpotensi hujan sedang disertai angin kencang sekitar 30 kilometer per jam. Karena itu masyarakat setempat yang berada di daerah rawan banjir dan angin puting beliung diimbau agar mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana tersebut, ujar Indra. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026