Pariaman buka objek wisata saat lebaran dengan penerapan prokes ketat

id objek wisata pariaman,pulau angso,genius umar

Pariaman buka objek wisata saat lebaran dengan penerapan prokes ketat

Wali kota Pariaman, Sumbar Genius Umar (kanan) berdialog dengan Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Kemendag RI, Frida di sisi kiri Pasar Rakyat Pariaman yang merupakan arah objek wisata Pantai Gandoriah. (Antara/Aadiaat M. S. ) (Antara/Aadiaat M. S. )

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat, akan membuka objek wisata di daerah itu saat lebaran 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat sehingga perekonomian tetap berjalan namun penyebaran COVID-19 dapat dicegah.

"Objek wisata tetap dibuka dengan catatan Kota Pariaman berada di status hijau atau kuning," kata Wali Kota Pariaman Genius Umar di Pariaman, Rabu.

Namun, lanjutnya jika status Kota Pariaman masuk pada zona orange atau merah maka objek wisata di daerah itu akan ditutup. Hal tersebut juga berlaku untuk wisata pulau di daerah itu.

Ia menyampaikan saat ini Kota Pariaman berada di zona kuning sehingga memungkinkan dibukanya objek wisata di Kota Pariaman selama lebaran.

"Saat ini Kota Pariaman berada di zona kuning dan posisinya terbaik di Sumbar," katanya.

Asisten I Sekretariat Daerah Kota Pariaman Yaminurizal menyebutkan ada empat objek wisata yang dibuka yaitu Talao Pauh, Pantai Gandoriah, Pantai Cermin, dan Pantai Kata.

"Tidak dibenarkan adanya penambahan pedagang. Mereka yang berjualan hanya pedagang lama atau pedagang yang biasa berjualan di tempat destinasi wisata tersebut saja", ujarnya.

Di pintu masuk destinasi wisata, lanjutnya dilakukan pemungutan retribusi yaitu dua pos di Pantai Gandoriah dan dua pos di Pantai Kata yang beroperasi dari pukul 08.00 sampai dengan 17.00 WIB. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah untuk mengurangi jumlah kunjungan ke objek wisata.

Ia berharap berharap dengan dibukanya destinasi wisata ini yang disertai disiplin penerapan prokes dari wisatawan dan pedagang maka ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Sementara itu, Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana mengatakan mulai dari 6 sampai 17 Mei 2021 akan melaksanakan operasi Ketupat Singgalang dengan membentuk empat posko.

Tiga dari empat posko tersebut didirikan di perbatasan Kota Pariaman guna memeriksa protokol kesehatan, suhu tubuh, serta surat pendukung untuk melakukan perjalanan di antara surat tugas dan hasil rapid antigen.

Sedangkan satu pos lagi berada di kawasan objek wisata guna memastikan keamanan dan penerapan prokes wisatawan saat liburan di daerah itu.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar