Tak kunjung menyerahkan diri, Polres Solok Selatan ultimatum para napi yang kabur

id rutan muaralabuh,napi kabur,polres solok selatan

Tak kunjung menyerahkan diri, Polres Solok Selatan ultimatum para napi yang kabur

Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto (ANTARA/Erik Ifansya Akbar)

Padang Aro (ANTARA) - Kapolres Solok Selatan, Sumatera Barat AKBP Tedy Purnanto memberikan ultimatum kepada delapan narapidana yang kabur dari Rutan Kelas IIB Muaralabuh agar segera menyerahkan diri.

"Sebaiknya delapan narapidana yang kabur dari rutan segera menyerahkan diri sebelum kami mengambil tindakan tegas," katanya di Padang Aro, Senin.

Dia mengatakan terus melakukan pencarian terhadap kedelapan orang yang kabur dari rutan di berbagai lokasi termasuk rumah keluarganya.

Menurutnya delapan narapidana yang kabur ini belum terlalu jauh dari lokasi dan petugas terus melakukan pencarian di tempat yang diduga lokasi persembunyiannya.

"Kami terus mendeteksi keberadaan delapan orang ini dan semoga saja secepatnya bisa tertangkap," ujarnya.

Sebanyak delapan narapidana Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Muaralabuh kabur saat penghuni rutan melaksanakan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah pada Kamis (29/4).

Selesai pelaksanaan shalat pukul 21.00 Wib petugas yang piket melakukan pengecekan terhadap seluruh tahanan dengan cara mengabsen setiap tahanan yang ada dalam rutan kelas II B Muaralabuh dan didapati jumlah tahanan berkurang sebanyak delapan orang.

Setelah itu, petugas piket Rutan melakukan pengecekan di kamar masing-masing sel, diketahui ada kerusakan ventilasi kamar nomor enam.

Ventilasi yang ditutup dengan rangka besi serta kawat berduri dirusak dengan cara digergaji besi dan ditarik dengan kain sarung.

Sedangkan narapidana yang kabur, katanya dari berbagai macam kasus seperti pencurian ternak, narkoba hingga pencabulan dengan sisa hukuman paling lama 12 tahun 10 bulan 14 hari.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar