
Mahasiswa Unand Mulai Laksanakan KKN 2013

Padang, (Antara) - Mahasiswa Universitas Andalas (Unand) Padang mulai laksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2013 pada Senin (3/6) hingga 45 hari ke depan. "Sebanyak 3.500 lebih mahasiswa semua program studi Unand semester 6 mulai berangkat KKN ke tempat yang telah ditentukan bersama dosen pendampingnya," kata Rektor Unand Werry Darta Taifur, di Padang, Selasa. Dia menyebutkan, 3.500 mahasiswa tersebut akan ditempatkan pada 189 nagari di 15 kabupaten/kota di Sumatera Barat. Termasuk di dalamnya wilayah atau nagari yang terisolir dan terpencil dimana akses jalannya sulit seperti halnya di Mentawai atau Solok Selatan. Selama KKN, mahasiswa tersebut akan diserahi tugas dalam pengembangan sosial dan kemasyarakatan termasuk bidang kesehatan dan pendidikan, katanya. Lebih lanjut kata Werry, tahun ini Unand akan mengadakan KKN bersama. Dimana beberapa mahasiswa dari perguruan tinggi lain seperti Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Jambi, Universitas Islam Negeri Sultan Ageng Tirtayasa, serta Universitas Negeri Islam Riau akan ikut KKN bersama Unand di Sumbar. Lebih lanjut kata Werry, Unand telah melakukan KKN bersama ini sejak beberapa tahun lalu. Ke depan dia berharap peserta KKN bersama ini semakin meningkat tiap tahunnya. Sehingga cita-cita untuk menjadikan KKN Nusantara nantinya dapat tercapai. Ketua Panitia KKN Unand 2013, Feri Arlius mengatakan jadwal keberangkatan lebih dipercepat mengingat adanya hari raya Idul Fitri. Selain itu, seperti KKN sebelumnya kegiatan yang akan dilakukan dalam KKN nanti sangat berhubungan dengan sosial kemasyarakatan. Semisal sensus penduduk, pembuatan jembatan, pengajaran, hingga sosialisasi. Meskipun demikian untuk tahun ini mahasiswa juga akan diserahi tugas untuk sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya narkoba. Dimana pada pelaksanaanya akan mendapat bantuan langsung dari pihak kepolisian serta organisasi masyarakat seperti pemuda pancasila, imbuhnya. Ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan peranan perguruan tinggi dalam pengawasan dan pencegahan narkoba di daerah, ujarnya. (**/den)
Pewarta: Inter
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
