
Irak Peringatkan Israel Gunakan Wilayah Udaranya untuk Serang Iran

Baghdad, (Antara/AFP) - Baghdad memperingatkan Israel bahwa pihaknya akan menanggapi setiap upaya negara Yahudi itu untuk menggunakan wilayah udaranya guna menyerang program nuklir Iran, kata seorang menteri Irak kepada AFP. Pernyataan Hussein al-Shahristani, wakil perdana menteri yang bertanggung jawab untuk urusan energi, itu menandai pertama kalinya seorang pejabat senior Irak memperingatkan secara terbuka terhadap Israel jika memasuki wilayah udaranya - rute yang paling langsung - untuk memukul target di Iran. Shahristani juga mengatakan bahwa Irak telah menerima jaminan dari Washington bahwa Amerika Serikat tidak akan menggunakan wilayah udaranya untuk menyerang Iran, yang oleh kekuasaan Barat dipercayai sedang berupaya untuk mengembangkan senjata nuklir. Namun Teheran telah berulang kali membantah klaim tersebut. "(Amerika) telah meyakinkan kami bahwa mereka tidak akan melanggar wilayah udara Irak atau kedaulatan Irak dengan menggunakan wilayah udara kami untuk menyerang salah satu dari tetangga kami," kata Shahristani dalam satu wawancara di kantornya di Zona Hijau Baghdad yang dijaga ketat. "Kami juga telah memperingatkan Israel bahwa jika mereka melanggar wilayah udara Irak, mereka akan harus menanggung konsekuensinya." Dia mengatakan masalah tersebut telah dibahas di Dewan Keamanan Nasional Irak, dan peringatan telah diberikan kepada Israel "melalui negara-negara yang memiliki hubungan dengan mereka". Ditanya bagaimana Irak akan bereaksi terhadap setiap upaya Israel untuk menargetkan program nuklir Iran, Shahristani mengatakan: "Jelas, Irak tidak akan mengungkapkan reaksinya, untuk memungkinkan Israel memperhitungkannya." Negara-negara Barat yang dipimpin Washington bersama dengan Israel berselisih dengan Iran atas tuduhan bahwa program nuklirnya ditujukan untuk mengembangkan senjata atom. Teheran telah berulang kali menolak tuduhan itu, dan pada gilirannya menuduh musuh bebuyutannya Israel dan Amerika Serikat justru melancarkan kampanye sabotase mematikan terhadap program nuklir yang dipersengketakan itu. Teheran juga menegaskan program nuklirnya bertujuan damai. Justru Israel, satu-satunya negara di Timur Tengah yang memiliki senjata nuklir tetapi tidak pernah dideklarasikan, dan menolak untuk mengesampingkan aksi militer terhadap Iran. Kepemilikan senjata nuklir Israel dianggap sebagai ancaman bagi negara-negara tetangganya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
