
Disnakertrans Sumbar: Peminat Magang ke Jepang Tinggi

Padang, (Antara) - Data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mencatat peminat peserta magang asal Sumatera Barat ke sejumlah perusahaan di Jepang cukup tinggi, karena jumlah pelamar untuk program tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun. "Pelamar calon peserta magang untuk 2013 sudah tercatat 200 orang, menjelang masa perdaftaran berakhir sampai Juni diprediksi jumlah akan meningkat," kata kepala Disnakertrans Sumbar Syofyan di Padang, Kamis. Ia menjelaskan bahwa saat ini ada dua perusahaan swasta yang memfasilitasi pengiriman peserta magang, yakni Proklamator dan Samirai yang sudah memberangkatkann sebanyak 114 orang. Sementara Disnakertrans setempat juga sudah mengirim sebanyak 25 orang dari 29 peserta yang lolos seleksi nasional pada tahun 2012. Peserta magang di beberapa perusahaan di Jepang, kata dia, harus menjalani beberpa tahap seleksi. Bagi mereka yang lulus seleksi tahun ini baru akan diberangkatkan tahun 2014, sementara untuk mereka yang berangkat tahun ini adalah hasil tes tahun lalu, katanya. Jadi jumlah perserta magang ke Jepang, sebenarnya tak ada sistem kuota, karena teragantung kesanggupan daerah berapa jumlah peserta yang mau dikirim, jelasnya. Namun untuk pencapaian jumlah yang dikehendaki juga tidak mudah, karena seleksinya begitu ketat dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, di antaranya calon peserta tak boleh pakai tato. Selain itu, calon peserta tidak dibenarkan memakai anting serta mengidap penyakit kulit dan sejumlah persyatan lainnya. Proses seleksi di tingkat kabupaten dan kota untuk administrasi, dilanjutkan di tingkat provinsi dan penentu seleksi akhir dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. "Program magang baik untuk ke luar negeri maupun berbasis pengguna dalam negeri sangat membantu mengurangi angka pengangguran Sumbar yang jumlah sekitar 4.000 orang lebih," katanya. Anggaran tahun ini, Sumbar mendapatkan alokasi senilai Rp1,1 miliar lebih untuk 15 paket program pemagangan dalam negeri dengan 300 orang peserta. "Kami terus berupaya untuk mendekatkan kalangan pengusaha dengan pencari kerja, sehingga secara bertahap angka pengangguran terus menurun," ujarnya. Sementara itu, Staf Khusus Menteri Nakertrans Abdul Wahid Maktub saat pelepasan 300 peserta magang dalam negeri di Sumbar menyampaikan program ini sangat efektif dan produktif mencetak tenaga kerja bertanggung jawab dan mau berkerja keras. Anggaran untuk program ini, diharapkan terus ditambah sehingga semakin banyak pencari kerja dapat di tingkatkan sumber daya manusia di daerah. Oleh karena itu, peserta magang memanfaatkan secara baik demi untuk kebaikan masa depan diri sendiri, keluarga, daerah dan negara. "Tantangan ke depan memang ketat dengan perkembangan era globalisasi, tapi tak perlu elergi dan yang penting harus disiapkan diri dengan berbagai keahlian untuk menghadapinya," katanya. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
