Logo Header Antaranews Sumbar

Atlet Sepak Takraw Sumsel Ikuti Pelatnas

Minggu, 26 Mei 2013 11:33 WIB
Image Print
Ilustrasi. (Antara)

Palembang, (Antara) - Atlet sepak takraw Sumatera Selatan Violiga Maysuarli mengikuti Pemusatan Latihan Nasional di Jakarta sejak awal Mei 2013 untuk persiapan mengikuti Islamic Solidarity Games III di Indonesia pada September mendatang. "Violiga sudah bergabung dalam Pelatnas di Jakarta bersama belasan atlet lainnya untuk persiapan ISG 2013 dan sekaligus SEA Games 2014," kata Sekretaris Pengurus Provinsi Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia Sumatera Selatan Taufik Islah di Palembang, Minggu. Ia mengemukakan bahwa atlet kelahiran Palembang, 25 Mei 1996, itu terpilih berkat penampilan gemilang pada PON Riau, September 2012. Meski gagal membawa Sumsel meraih medali, Violiga secara individu dipandang bagian pencari bakat Pengurus Besar PSTI memiliki kemampuan di atas rata-rata. "Sumsel berharap nantinya Violiga masuk tim nasional karena saat ini masih tahapan seleksi," ujarnya. Menurut dia, harapan itu bukan suatu yang muluk mengingat pada SEA Games XXV Laos 2009 telah mendelegasikan Angi Purwaditia. Kemudian, dua atlet, yakni Indriyani dan Cahya Permata Fahrani, masuk Tim SEA Games XXVI 2011 di Indonesia. Sementara ini, lanjut dia, prestasi sepak takraw Sumsel belum bersinar karena masih kesulitan bersaing dengan tim-tim dari Pulau Jawa, mengingat pembinaan pertama kali dilakukan pada tahun 2004. Pada PON Riau 2012, baik tim putri maupun tim putra, terdepak pada babak awal setelah hanya meraih satu kemenangan. "Saya optimistis dengan pembinaan secara berkesinambungan bekerja sama KONI Sumsel, maka akan menanjak dalam beberapa tahun ke depan. Hal itu lantaran Sumsel memiliki beberapa atlet nasional, pelatih, dan wasit nasional," katanya. Sementara itu, Pelatih Sumsel Syafril Chaniago mengatakan bahwa atlet binaannya itu layak gabung dalam Timnas karena memiliki postur tubuh yang terbilang tinggi untuk usia yang belum menginjak 18 tahun. "Selain baik secara fisik, Violiga juga memiliki keterampilan dan mental yang cukup baik. Jika dibina di Pemusatan Latihan Nasional akan semakin meningkatkan kemampuannya karena mendapatkan kesempatan beruji coba ke beberapa negara," katanya. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026