
Stok darah berkurang di UTD PMI Solok sejak pandemi COVID-19

Jika dihitung per bulannya yakni biasanya mencapai sekitar 400 sampai 500 kantong. Namun sejak pandemi COVID-19 hanya sekitar 200 sampai 300 kantong per bulannya,
Solok (ANTARA) - Stok darah di Unit Tranfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Solok, Sumatera Barat berkurang semenjak pandemi Corona Virus Disaese (COVID-19).
Dokter Pelaksana PMI cabang Solok, dr Agustia Reza Putra, di Solok, Jumat, mengatakan biasanya ketersediaan darah mencapai 10 sampai 15 kantong per hari. Namun sejak pandemi COVID-19, malah menurun hanya tujuh sampai 10 kantong per harinya.
"Jika dihitung per bulannya yakni biasanya mencapai sekitar 400 sampai 500 kantong. Namun sejak pandemi COVID-19 hanya sekitar 200 sampai 300 kantong per bulannya," ucap dia.
Menurut dia hal itu disebabkan karena adanya rasa ketakutan dari para pendonor untuk mendonorkan darah di tengah pandemi COVID-19.
"Mereka takut akan tertular virus COVID-19 jika melakukan donor darah. Padahal sebetulnya tidak akan tertular. Karena sudah menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.
Selain itu, ia juga mengatakan kurangnya stok darah tersebut juga disebabkan karena berkurangnya kegiatan donor darah akibat pandemi COVID-19.
"Biasanya, sebelum pandemi COVID-19, kami sering melakukan kegiatan donor darah ke beberapa daerah, ke kampus Akademi Keperawatan YPTK di Solok, dan ke beberapa instansi lainnya. Namun setelah pandemi, memang jarang dilakukan," kata dia.
Ia juga menyebutkan biasanya para pendonor berasal dari daerah Kota Solok dan beberapa persen lainnya juga berasal dari Kabupaten Solok.
"Kemudian, ada juga para pendonor yang langsung mendonorkan darah mereka ke kantor PMI Kota Solok," ucapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan kendati stok darah mulai berkurang di UTD MPI Kota Solok akibat pandemi COVID-19.
Akan tetapi sampai saat ini, PMI Kota Solok masih bisa menyuplai darah sesuai yang dibutuhkan pihak rumah sakit.
Selain itu, ia mengimbau supaya masyarakat Kota Solok tetap melakukan kegiatan donor darah kendati di tengah pandemi COVID-19 dengan cara datang ke kantor UTD PMI Kota Solok yang beralamat di Jalan Syech Kukut, Nomor 34, Tanjung Paku, Tanjung Harapan, Kota Solok.
Ia juga mengatakan pelaksanaan kegiatan donor darah dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 yaitu melakukan pengecekan suhu tubuh, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.
"Hal itu untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19," kata dia.
Ia berharap dengan adanya kegiatan donor darah tersebut dapat membantu jika sekiranya nanti tiba-tiba ada yang membutuhkan darah banyak dan stock darah tidak menipis. "Sehingga kita masih bisa membantu yang membutuhkan darah tersebut," ujar dia.
Pewarta: Laila Syafarud
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
