Logo Header Antaranews Sumbar

Usaha Keripik Rumahan Pariaman Tembus Pasar Malaysia

Selasa, 14 Mei 2013 21:24 WIB
Image Print

Pariaman, (Antara) - Usaha pembuatan keripik rumahan di Kelurahan Jalan Kereta Api, Kecamatan Pariaman Tengah, Pariaman, Sumatera Barat terus berkembang dengan pesat, bahkan kini sudah menembus pasar Malaysia. "Selain dipasarkan di Sumatera Barat, keripik-keripik ini juga dikirim ke Pekanbaru, Jambi, dan Malaysia," kata Muhammad Aris, salah seorang warga pengusaha keripik rumahan di Kelurahan Jalan Kereta Api itu, Selasa (14/5).Diceritakannya, usaha pembuatan keripik itu mulanya dirintis oleh hanya satu kepala keluarga sekitar tujuh tahun lalu. Kini, kata dia, jumlahnya mencapai 12 kepala keluarga."Kini ada 12 KK, dengan jumlah produksi per hari mencapai 1,4 ton lebih. Karena masing-masing KK bisa memproduksi sampai 120 kilogram per hari," sambungnya.Di samping itu, usaha rumahan tersebut juga cukup mampu menyedot tenaga kerja, khususnya kaum perempuan. Dalam satu rumah, kata dia, paling tidak dibutuhkan 11 tenaga kerja untuk menggoreng dan mengemas."Umumnya para pekerja kami adalah kaum perempuan, ada yang untuk mengupas singkong, ada yang untuk pengemasan, sementara tenaga laki-laki biasanya untuk menggoreng dan memasarkan," tambahnya.Sementara itu, di tempat yang sama, warga pengusaha keripik rumahan lainnya, Yanus Riyanto mengatakan, bentuk olahan keripik yang dipasarkan dari kawasan itu adalah keripik singkong balado, dan original.Ditambahkannya, keripik singkong balado dijual dengan harga Rp36 ribu per kilogram, sedangkan untuk keripik singkong original dijual Rp15 ribu.Sementara, untuk bahan baku singkong tersebut, kata Yanus, dibeli dari para petani di beberapa daerah di Kabupaten Padangpariaman, salah satunya di Desa Limpato Kecamatan VII Koto.Sekaitan dengan itu, masih di tempat yang sama, Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman saat meninjau kawasan industri rumahan itu mengapresiasi kegigihan para pengusaha rumahan itu dalam mengembangkan usaha mereka.Selain Wali Kota, turut dalam rombongan, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan kota itu Sumiramis, sejumlah SKPD terkait, Kabag Humas Gusniyeti Zaunit, serta Ketua TP-PKK setempat Reni Mukhlis. (**/naa/wij)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026