
PFI Padang Pamerkan Potret Pendidikan di Sumbar

Padang, (Antara) - Pewarta Foto Indonesia (PFI) Padang, memamerkan sekitar 45 karya jurnalistik bertemakan pendidikan di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, usai upacara Hari Pendidikan Nasional, Kamis. Ketua PFI Padang Iggoy L Fitra di Padang, Kamis, mengatakan, pameran foto ini bertujuan untuk memperlihatkan kondisi pendidikan yang ada di Sumbar dimana masih butuh mendapat dukungan oleh semua pihak, termasuk pemerintah daerah. "Semua foto yang dipamerkan ini, merupakan hasil karya para pewarta foto dari berbagai media yang ada di Sumbar. Pameran pada saat peringatan Hari Pendidikan didasari kepedulian kita bersama terhadap pentingnya pendidikan, demi kemajuan bangsa," katanya. Dia menambahkan, foto yang dipamerkan tersebut memperlihatkan bagaimana di beberapa daerah di Sumbar masih perlu mendapatkan dukungan yang lebih besar dari semua pihak dalam menyukseskan pendidikan, baik dari infrastruktur hingga sarana-prasarana, terutama di daerah yang jauh dari jangkauan informasi. Dari pantauan, foto yang dipamerkan tersebut digantung dengan menggunakan seutas tali dan digantung menggunakan penjepit kain, namun demikian antusias murid, guru, dan masyarakat terlihat dengan banyaknya yang mendatangi dan melihat pameran tersebut. "Digunakannya tali dan juga penjepit dalam pameran ini dikarenakan, kita melihat pendidikan di Sumbar, yang saat ini gelap dan belum jelas, dan keadannya yang terkatung-katung, karena timbulnya permasalahan diberbagai aspek," jelasnya. Ukuran foto yang dipamerkan tersebut hanya 10 R dengan bermacam fenomena yang ada di lapangan, mulai dari sarana pendidikan seperti jalan dan jembatan yang rusak dan harus dilewati pelajar demi mendapatkan pendidikan, hingga kondisi sekolah yang masih jauh dari layak, tertuang jelas dalam foto-foto tersebut. Salah satu foto yang dipamerkan dalah foto siswa menyeberang sungai dengan arus deras di Kabupaten Pesisir Selatan, jembatan kawat yang berbahaya serta kondisi bangunan sekolah yang rusak, yang telah dipublis diberbagai media baik lokal maupun secara nasional. "Foto ini menggambarkan kondisi dunia pendidikan di provinsi ini, sehingga jika pejabat terkait melihatnya ini menjadi catatan mereka untuk meningkatkan pendidikan, dan anggaran bagi pendidikan tersebut tentunya juga terus ditingkatkan," jelasnya. Seperti foto siswa menyeberang sungai yang deras di Kabupaten Pesisir Selatan, jembatan kawat yang berbahaya serta kondisi bangunan sekolah yang rusak, katanya. "Ini pameran foto perdana kami, propertinya juga tidak berat-berat, kita hanya memakai tali, karton hitam serta jepitan kain jemuran untuk menambah keunikan pameran ini," ujarnya. Iggoy menambahkan, semua foto yang dipamerkan tersebut merupakan fakta dan tidak ada rekayasa, sebab untuk mendapatkan foto-foto tersebut para pewarta terkadang menempuh jarak yang jauh, atau menunggu beberapa jam untuk mendapatkan momen tersebut. (eko/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
