
Pemkab Pesisir Selatan Prioritaskan Optimalisasi Lahan 2013

Painan, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, memprioritaskan optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian dan perkebunan di kabupaten itu dalam mengurangi lahan terlantar, serta untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pada 2013. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura Perkebunan dan Peternakan Pesisir Selatan, Afrizon Nazar di Painan, Rabu mengatakan, hingga kini Pesisir Selatan masih memiliki areal perkebunan dan pertanian potensial untuk dikembangkan. Sekitar 79 ribu hektar diantaranya belum tergarap maskimal karena berbagai alasan, mulai dari minimnya modal petani, sampai pada minimnya sarana dan prasarana penggarapan. Angka itu jauh lebih tinggi dari lahan sudah tergarap yakni sekitar 46 ribu hektar untuk berbagai jenis tanaman perkebunan dan pertanian. Lahan belum tergarap tersebut berada diseluruh kecamatan yang ada. Dari total lahan tidur itu, sekitar 31 ribu hektare di antaranya berpotensi untuk pengembangan lahan perkebunan kelapa sawit, 11 ribu hektar untuk kakao serta 13 ribu hektare lainnya berpotensi untuk tanaman karet, pala, dan jenis perkebunan lainnya. Lahan tidur potensial tersebut terluas berada di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan sekitar 10.350 hektare, disusul Ranah Pesisir 9.980 hektare, Lunang Silaut 9.740 hektare, Linggo Sari Baganti 9.040 hektare dan Lengayang seluas 8.160 hektare. Di Kecamatan Pancung Soal terdapat lahan tidur 7.730 hektare, Batangkapas seluas 6.150 hektare, Koto XI Tarusan 4.725 hektare, Ampek Nagari Bayang Utara 1.330 hektar, Bayang 1.100 hektar dan IV Jurai seluas 897 hektare. Komoditi perkebunan yang bisa dikembangkan pada lahan untuk optimalisasi lahan tidur tersebut Kakao, kelapa sawit, karet, Nilam, gambir, kelapa, pala, dan cengkeh. Sejak beberapa tahun terakhir pemerintah sudah mengupayakan berbagai bantuan bibit tanaman khususnya untuk perkebunan dalam memacu optimalisasi lahan itu. Bantuan bibit tersebut seperti kakao, karet, kelapa, pala, dan gambir. "Kita berharap berbagai bantuan bibit tanaman itu agar dapat dimanfaatkan semaksimalnya bagi masyarakat untuk optimalisasi lahan dan kesejahteraan masyarakat, " katanya. (*/jun/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
