Logo Header Antaranews Sumbar

Bulog Diminta Periksa Ulang Kualitas Raskin

Selasa, 30 April 2013 16:38 WIB
Image Print
Ilustrasi raskin. (Antara)

Jakarta, (Antara) - Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono meminta Perum Bulog untuk memeriksa ulang kualitas beras miskin atau raskin, sebelum disalurkan kepada masyarakat. "Baiknya diperiksa ulang sebelum disalurkan," kata Menkokesra Agung Laksono di Jakarta, Selasa. Agung mengatakan, pada saat ini masyarakat yang menerima raskin dalam kualitas yang kurang baik bisa menukarkannya ke gudang Bulog. "Namun, dari pada ditukarkan lebih baik diperiksa ulang sebelum sampai ke masyarakat," ucap Agung. Agung menambahkan, pemerintah terus berupaya agar masyarakat bisa menikmati beras dengan kualitas yang baik dan dengan harga yang murah. Dia juga mengharapkan petugas Bulog tidak mengeluarkan beras dari dalam gudang bila diketahui kualitasnya tidak baik. Menkokesra juga mengharapkan penyaluran raskin bisa tepat waktu mulai dari titik distribusi hingga titik bagi. "Bila waktunya tepat dan cepat maka sirkulasi beras yang ada di gudang Bulog bisa berjalan dengan baik, sehingga beras tidak berlama-lama berada di dalam gudang," tuturnya. Pasalnya, menurut dia, beras yang terlalu lama berada di dalam gudang maka kualitasnya bisa menurun. Sementara itu, terkait dengan rencana kenaikan harga BBM, pemerintah akan memberikan kompensasi dalam bentuk bantuan langsung tunai bersyarat. "Tidak dalam bentuk bantuan langsung tunai atau BLT, melainkan BLT bersyarat," ujarnya. Dia menyebutkan, BLT bersyarat tersebut antara lain program percepatan dan perluasan perlindungan sosial yang bertumpu pada program yang sudah ada selama ini. "Program tersebut diantaranya beras miskin atau raskin, program keluarga harapan (PKH) dan bantuan siswa miskin," katanya. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026