Logo Header Antaranews Sumbar

Partai Likud Setuju Bergabung dengan Israel Beiteinu

Selasa, 30 Oktober 2012 12:02 WIB
Image Print

Jerusalem, (ANTARA/Xinhua-OANA) - Anggota partai sayap-kanan Israel, Likud, Senin (29/10), mensahkan penggabungan dengan partai Israel Beiteinu, yang beraliran nasionalis dan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman. Anggota partai Likud, pimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, memberi suara yang mendukung penggabungan --yang diumumkan pada Kamis (25/10)-- dengan suara mayoritas. Selama pidato singkat dalam konvensi itu, Netanyahu menekankan partai Likud akan tetap menjadi partai terpisah, liberal dan nasionalis, tapi penggabungan tersebut akan memungkinkan berdiri di tanah keras. "Saya percaya pada saat penting ini, kita perlu mempertahankan kubu persatuan nasional. Partai Likud akan tetap liberal dan akan menjadi tempat bagi semua warga Israel. Namun penggabungan ini akan memungkinkan kita melanjutkan dan memimpin Israel selama bertahun-tahun ke depan," Netanyahu menambahkan sebagaimana dilaporan Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Selasa siang. Netanyahu telah mengalami pukulan dari anggota lain Likud, setelah pada Kamis mengumumkan penggabungan dengan partai Israel Beiteinu, tanpa pembahasan lebih lanjut dengan anggota partai. Para menteri Likud mengecam Netanyahu karena tidak berbagi dengan mereka dalam proses itu. Seorang menteri memberitahu jejaring berita Ynet pertemuan pertemuan partai pada Ahad (28/10) "berjalan tegang", sementara Menteri Pendidikan Gideon Sa'ar mengecam Israel Beiteinu karena tidak menyelenggarakan pemilihan awal demokratis untuk memutuskan daftar mereka bagi pemilihan umum. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026