Bulog Sumbar milik stok 7.000 ton, ramadhan dan lebaran persediaan beras aman

id stok beras sumbar, beras bulog, serapan beras lokal

Bulog Sumbar milik stok 7.000 ton, ramadhan dan lebaran persediaan beras aman

Kepala Bulog Perwakilan Sumbar, Tommy Despalingga. (ANTARA/Miko Elfisha)

Padang (ANTARA) - Kepala Bulog Divisi Regional (Divre)Sumatera Barat (Sumbar), Tommy Despalingga memastikan ketersediaan stok beras di daerah itu aman menjelang Ramadhan dan Lebaran 2020.

"Sekarang di gudang kita masih tersedia beras sebanyak 7 ribu ton. Dalam waktu dekat akan masuk tambahan dari Surabaya 3 ribu ton, jadi total 10 ribu ton," katanya di Padang, Senin.

Ia menyebutkan stok beras sebanyak itu bisa untuk mencukupi kebutuhan hingga empat bulan ke depan atau hingga Juli 2020.

Apalagi pada April 2020 sejumlah daerah di Sumbar diperkirakan akan memasuki masa panen sehingga Bulog bisa mulai melakukan serapan terhadap beras lokal itu.

"Target kita tahun ini serapan beras lokal sekitar 7500 ton. Jadi untuk kebutuhan beras Sumbar tidak ada masalah," ujarnya.

Sementara itu untuk komoditas cabai yang selalu mengalami kenaikan harga signifikan menjelang Ramadhan dan lebaran, Tommy mengatakan Bulog akan intervensi jika ada penugasan dari pemerintah.

"Kalau tidak ada penugasan, kita tidak lakukan," katanya.

Hal itu karena komoditas cabai memiliki risiko tinggi karena mudah rusak atau busuk. Meski ada beberapa "cold storage" yang bisa dimanfaatkan untuk penyimpanan, tetapi Bulog tidak mau berspekulasi karena tidak ingin menanggung kerugian.

Meski demikian, jika ada penugasan pemerintah, Bulog perwakilan Sumbar tetap siap untuk melaksanakan intervensi pasar komoditas cabai supaya harga terjaga.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar