Logo Header Antaranews Sumbar

BNPB: Blora dan Grobogan Terendam Banjir

Selasa, 9 April 2013 06:59 WIB
Image Print
Sutopo Purwo Nugroho

Jakarta, (Antara) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan bahwa Kabupaten Blora dan Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah terendam banjir akibat hujan deras yang terjadi pada Senin siang hingga sore hari. "Akibatnya sebanyak 6.889 kediaman kepala keluarga terendam banjir dan terdampak langsung oleh banjir di kedua kabupaten tersebut," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Senin malam. Sutopo menjelaskan, di Kabupaten Blora, banjir terjadi akibat luapan Bengawan Solo yang mengakibatkan 1.889 kepala keluarga terendam banjir. "Banjir terjadi di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Cepu, Kedung Tuban dan Kradenan," katanya. Di Kecamatan Cepu banjir menyebabkan 1.289 kepala keluarga terdampak langsung, dimana 911 rumah tergenang, 45 hektar sawah dan 13,5 hektar tegalan tergenang. Di Kecamatan Kedung Tuban meliputi Desa Jimbung hingga Desa Wantah dengan tinggi air satu meter sebanyak 50 rumah terendam. Sedangkan di Kecamatan Kradenan di Desa Weni banjir merendam 350 kepala keluarga dan sepuluh hektar lahan pertanian dengan ketinggian air satu meter. Di desa Patalan 200 kepala keluarga terendam, dan ketinggian 60 centimeter walaupun demikian tidak ada korban jiwa. Sedangkan banjir di Kabupaten Grobogan terjadi di tujuh kecamatan yaitu di Kecamatan Purwodadi, Toroh, Brati, Grobogan, Tawangharjo, Pulokulon dan Klambu. "Korban jiwa nihil, namun sekitar 5.000 rumah tergenang banjir dan tujuh tanggul jebol," katanya. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026