Logo Header Antaranews Sumbar

Asik berburu babi hutan, seorang warga hanyut di Solok Selatan

Minggu, 29 Desember 2019 18:30 WIB
Image Print
Petugas BPBD Solok Selatan menggunakan perahu karet ketika melakukan pencarian terhadap Waryono yang hanyut di Batang Jujuan. (Ist)

Padang Aro (ANTARA) - Seorang warga di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Ir (35) hanyut di Batang Liki Nagari Lubuk Gadang saat berburu babi hutan bersama rekannya, Minggu.

Kalaksa BPBD Richi Amran di Padang Aro, mengatakan, korban Ir berburu babi di sekitar area pasar baru Padang Aro tepatnya dekat titian kawek bersama rekannya dan korban dikejar babi sehingga tergelincir masuk sungai dan terbawa arus deras.

"Korban ditemukan warga di Lubuk Alau tepatnya di belakang SMA Negeri 3 Solok Selatan dalam kondisi meninggal dunia", katanya.


Dia menyebutkan, setelah ditemukan korban dibawa ke Puskesmas Lubuk Gadang dan telah di visum dan setelah itu dibawa ke kediaman korban di Jorong Pinang Awan Nagari Pauh Duo Nan Batigo Kecamatan Pauh Duo.

Camat Pauah Duo Bujang Basri membenarkan seorang warganya hanyut di Lubuk Gadang Saat berburu babi hutan Minggu pagi dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Selain itu katanya, juga ada satu orang lagi yaitu Rusdianto (45) yang belum kembali kerumahnya semenjak Sabtu malam.

"Rusdianto pergi memancing pada Sabtu selesai magrib dan sampai paginya belum pulang sehingga dilakukan pencarian oleh warga beserta pemerintah setempat," ujarnya.

Dia mengatakan, masyarakat sudah menelusuri Batang Pulakek yang diduga Rusdianto hanyut tetapi hingga sore belum juga ditemukan.

Selain itu katanya, ada juga dugaan Rusdianto tersesat didalam hutan tetapi sekarang pencarian difokuskan di aliran sungai.

Menurut keterangan kakak dari Rusdianto atau Buyung yaitu Arfa Joni korban sekitar pukul 19.00 wib pergi memancing ke arah ampalu tetapi istrinya Desma Yenti (40) melarangnya.

Saat pergi memancing sepeda motor Rusdianto di pakir sebelah rumah Peri dengan stang terkunci.

"Pada Sabtu malam kata warga sekitar air batang pulakek besar," ujarnya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026