Logo Header Antaranews Sumbar

Bupati Tanah Datar desak rekanan segera selesaikan pasar sayur Koto Baru

Kamis, 26 Desember 2019 13:23 WIB
Image Print
Peninjauan pengerjaan revitalisasi pasar Koto Baru (Antara/Humas)

​​​​​​​Batusangkar, (ANTARA) - Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat Irdinansyah Tarmizi mengharapkan pengerjaan revitalisasi pasar sayur Koto Baru dipercepat sehingga bisa digunakan pada awal tahun 2020.

"Kepada pihak rekanan agar segera menuntaskan pekerjaan sesuai kontrak yang ada, sehingga pasar sayur Koto Baru sudah dapat dimanfaatkan di bulan Januari tahun depan," katanya di Batusangkar Kamis.

Menurutnya untuk percepatan pengerjaan pembangunan tersebut kalau perlu ditambah jumlah personel yang bekerja mengingat tahun anggaran 2019 tinggal beberapa hari lagi.

Kepada Camat X Koto, wali nagari Koto Baru dan pengurus Pasar juga terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak rekanan dan jika ditemukan permasalahan segera dilaporkan agar bisa diambil tindakan.

Ia mengatakan revitalisasi Pasar Koto Baru merupakan program strategis pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Tanah Datar untuk mengatasi permasalahan macet yang sudah berlangsung cukup lama.

Sehingga dilakukan revitalisasi dengan menggeser pasar yang lama ke arah belakang dengan pembebasan lahan masyarakat setempat, bertujuan agar transaksi berjalan lancar tanpa merugikan pihak manapun.

"Kita berharap revitalisasi pasar Koto Baru menjadi pasar regional sentra sayur di Sumatera Barat mampu menyuplai kebutuhan sayur tidak hanya di Sumatera Barat, tetapi ke luar provinsi bahkan mancanegara," katanya.

Ia mengatakan untuk tahap awal, Pemda Tanah Datar melalui dana APBD sudah menggelontorkan anggaran sebesar Rp4,7 milyar untuk pembebasan lahan, pembuatan Detail Enginering Design (DED).

Selanjutnya, upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup, serta analisa dampak lingkungan dan lalu lintas. Sementara tahap awal melalui dana APBD provinsi sebesar Rp13,6 miliar.

Kegiatan tahap satu tersebut berupa pembuatan jalan lingkar dan pembangunan dua unit gudang, pematangan lahan dan pembebasan jalan negara sementara tahap selanjutnya diusulkan untuk pembangunan los pedagang, kios, ruko, fasilitas umum, pagar keliling dan gedung pengelola.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026