SNV Indonesia jadi tuan rumah "International Wash Learning Event" bertempat di Sijunjung

id Sanitasi,Sijunjung,ODF

Peserta Internasional Learning Event disambut hangat di Rumah Dinas Bupati Sijunjung. (Ist)

Muaro, (ANTARA) - Stichting Nederlandse Vrijwilligers(SNV)menjadi tuan rumah untuk menyelenggarakan International Wash Learning Event yang bertempat di Sumatera Barat pada 23-24 Juli 2019, khususnya di Kabupaten Sijunjung.

Acara tersebut dihadiri oleh SNV Belanda, SNV Kenya, SNV Ghana, PKBI sumatera Barat, LP2M, YKWS, dan Mitra Bentala.

Dalam rangkaian kegiatan International Event ini dilakukan diskusi, Rabu (24/7) dengan Forum PKK Kabupaten Sijunjung di kantor PKK setempat.

Diskusi ini dilakukan untuk melihat capaian yang telah dilakukan kelompok perempuan dalam mewujudkan Kabupaten sehat melalui percepatan pembangunan sanitasi di Sumatera Barat khususnya di Kabupaten Sijunjung.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Kepala Dinas DPMN Kabupaten Solok dan pemaparan materi dari SNV Belanda, Sharoon Roose, Ketua PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Endra Noflinda Yuswir Arifin dan PKBI Sumater Barat, Suci Kurnia.

“Melalui peran PKK nagari, kami maksimalkan untuk melakukan pemicuan kepada masyarakat agar mereka tidak BAB Sembarangan, juga memasukkan indikator ODF dalam penilaian Dasawisma PKK, penilaian kampong KB, lomba lingkungan bersih dan sehat, serta memastikan persyaratan bahwa nagari yang mengikuti lomba apapun di bawah kerja PKK harus dipastikan sudah 100 persen ODF,” Ujar Ny. Endra Noflinda Yuswir Arifin dalam paparannya.

Sementara itu, Suci menyatakan dalam presentasinya bahwa Kabupaten Sijunjung menjadi Kabupaten satu-satunya di Sumatera Barat yang memasukan kriteria ODF dalam penilaian Uda-Uni Kabupaten.

“ Sehingga tahun 2019 kita sudah memiliki Uda Uni Duta ODF. Ini menjadi icon Uda Uni baru yang nantinya akan menjadi contoh untuk Kabupaten lain,” jelasnya.

Diskusi ini dikunci dengan pernyataan Ketua PKK Kabupaten Sijunjung bahwa Kabupaten Sijunjung berkomitmen dan optimis tahun ini menjadi Sijunjung 100 persen ODF. Tentu keterlibatan perempuan untuk mewujudkan cita-cita kabupaten sangat diperlukan hingga ke level rumah tangga. (*)
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar