Satu korban kecelakaan mobil masuk jurang di Batang Agam ditemukan meninggal

id Innova masuk jurang

Tim gabungan sedang mencari korban di Sungai Batang Agam, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam. (Dok BPBD Agam)

Lubukbasung, (ANTARA) - Tim gabungan berhasil menemukan satu korban kecelakaan mobil Innova yang jatuh di kawasan PLTA Batang Agam, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (9/6).

"Korban atas nama Mulyati (57) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Selasa (11/6) sekitar pukul 10.45 WIB," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Wahyu Bestari di Lubukbasung, Selasa.

Ia mengatakan korban ditemukan tim gabungan dari BPBD Agam, BPBD Limapuluh Kota, BPBD Payakumbuh, Basarnas, Satpol PP Dankar Agam, Polres Bukittinggi, Kodim 0304 Agam, PMI dan lainnya sekitar 20 kilometer dari lokasi jatuhnya mobil itu dalam keadaan mengapung.

Lokasi penemuan korban di antara Simpang Batu Hampa dan Jembatan Tanjung Barulak, Kabupaten Tanah Datar.

"Saat ini jasad korban telah dibawa ke rumah duka di Koto Baru, Tanah Datar," katanya.

Ia menambahkan saat ini tim gabungan dengan jumlah 65 orang sedang mencari satu korban lainnya atas nama Deva (6).

Pencarian korban itu dilakukan dengan dua sub tim kecil dan pencarian dilakukan di dua titik.

"Kita berharap korban bisa ditemukan pada hari ini," tambahnya.

Sebelumnya mobil Innova dari arah Payakumbuh menuju Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar mengalami kecelakaan tunggal sekitar pukul 21.10 WIB di PLTA Batang Agam.

Mobil tersebut masuk jurang sedalam 30 meter dan diperkirakan terdapat 10 orang penumpang di dalamnya.

Sembilan di antaranya telah berhasil dievakuasi dalam kondisi luka berat dan luka ringan serta dua orang meninggal dunia.

Berikut korban yang sudah berhasil dievakuasi dan menjalani perawatan di rumah sakit di Payakumbuh: korban selamat Yesi Novita (40), Khairani (9), Putri Hidayah (11), Intan Okti Syaputri (23), M Alvin (19), Syafril(60), Rasyid Akbar (18), korban meninggal Putri Najwa (7) dan Mulyati (57). (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar