Sumbar terima bonus demografi pada 2035

id BKKBN,Bonus Demografi,Sumbar

Sekretaris Utama Sekretaris Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasiona (BKKBN) Nofrijal (ANTARA SUMBAR/ Mario Sofia Nasution)

Padang, (ANTARA) - Sekretaris UtamaBadan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasiona (BKKBN) Nofrijal mengatakan Sumatera Barat akan menerima bonus demografi pada 2035 sehingga kepala daerah harus mempersiapkan generasi muda mereka lebih baik lagi.

“Kepala daerah harus mampu mengoptimalkan ini dengan cara mempersiapkan generasi muda yang memiliki skill sehingga siap bersaing dan diserap lapangan pekerjaan,” kata dia.

Apalagi tahun depan merupakan ajang Pilkada dan diharapkan seluruh calon kepala daerah harus memiliki pemahaman terkait bonus demografi secara mendetail.

Menurut dia bonus demografi merupakan suatu keadaan jumlah usia produktif lebih besar dan ini dapat menjadi aset daerah apabila pemimpin daerah sukses dalam mengelola potensi ini.

Misalnya melatih tenaga terampil yang memiliki kompetensi tinggi sehingga dapat bekerja di luar negeri sebagai tenaga teknis seperti di Amerika, Dubai, Eropa, Australia, Jepang dan lainnya.

Apalagi Sumatera Barat terkenal dengan filosofis merantaunya, Ia berharap warga Sumbar tidak hanya merantau ke Jakarta, Bandung, Surabaya atau dalam negeri namun harus ke luar negeri dan mampu bersaing secara global.

“Caranya adalah meningkatkan keterampilan mereka dengan memperbanyak pendidikan vokasi yang membuat mereka menjadi tenaga unggulan,” kata dia.

Menurut dia dulunya Sumbar diprediksi tidak akan menerima bonus demografi karena angka kelahiran cukup tinggi yakni diangka 2,8 pada 2012 namun secara perlahan angka tersebut dapat diturunkan menjadi 2,4 sehingga Sumbar diprediksi mendapatkan hal tersebut.

“Kita berharap calon kepala daerah nantinya dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan mendapat keuntungan dari bonus demografi ini,” kata dia.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar