OPD Pasaman agar percepat tender proyek, kata Sekda

id Tender

(Kiri) Sekda Kabupaten Pasaman, Mara Ondak, Bupati Pasaman H Yusuf Lubis, Wabup H Atos Pratama dan Sekretaris Dinas Pertanian, Elvi Wardi saat foto bersama. (Ist)

Lubuksikaping (Antaranews Sumbar) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman Mara Ondak, mengingatkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan tender sejumlah kegiatan.

Target awal Maret 2019, tender proyek di daerah itu sudah bisa dimulai, kata Sekda di Lubuk Sikaping, Rabu.

Menurut Mara Ondak, pelaksanaan tender kegiatan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) setempat harus dipercepat guna memaksimalkan serapan anggaran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi ditengah masyarakat.

"Sesuai instruksi pak Bupati, tahun ini sengaja diintruksikan kepada seluruh OPD agar kegiatan mulai awal tahun sudah bergerak dan ditinggalkan kebiasaan tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Ia mengatakan, bila biasanya paket lelang baru mulai tayang di ULP pada Juni-Juli. Namun, mulai 2019, awal triwulan pertama sudah banyak paket yang tayang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

"Kita sudah komitmen semua, agar kegiatan itu sudah dipersiapkan cepat sejak awal tahun. Jadi tidak ada lagi yang lambat - lambat menjalankan tugasnya. Seluruh Kepala OPD sudah berkomitmen untuk meninggalkan kebiasaan buruk itu,"ujar Sekda.

Ia berharap, instruksi Bupati Pasaman itu tidak sekedar wacana semata. Sebab, keterlambatan dalam proses tender sebuah kegiatan bisa berdampak pada rendahnya serapan anggaran APBD setempat.

"Harapannya, tahun ini serapan anggaran semakin meningkat tajam. Tahun sebelumnya harus menjadi pembelajaran bagi kita semua. Terkhusus bagi OPD yang memiliki banyak paket kegiatannya," pungkas mantan Kepala Bappeda ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, serapan anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman selama kurun waktu dua tahun terakhir terbilang rendah.

Berkisar dibawah 70 persen setiap tahunnya. Akibatnya, APBD Kabupaten Pasaman ditahun berikutnya terus mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar