Nagari diminta sosialisasi program Baznas Dharmasraya

id Baznas Dharmasraya

Wakil Ketua I Bidang Pendistribusian Dan Pendayagunaan Baznas Dharmasraya, Ridwan Syarif. (ANTARA SUMBAR/Ilka Jensen)

Pulau Punjung, (Antaranews Sumbar) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), meminta perangkat wali nagari aktif membantu menyosialisasikan program Baznas kepada masyarakat, sehingga penyaluran zakat terlaksana secara menyeluruh.

"Kami minta wali nagari (kepala desa adat) menyampaikan program-program baznas kepada masyarakat melalui petugasnya ditingkat nagari," kata Wakil Ketua I Bidang Pendistribusian Dan Pendayagunaan Baznas Dharmasraya, Ridwan Syarif di Pulau Punjung, Senin.

Menurutnya Baznas menerima setiap permohonan asalkan hal itu berkaitan dengan masyarakat yang tidak mampu, karena dana zakat yang disalurkan pada 2019 mencapai Rp7,6 miliar.

Ia menjelaskan mekanisme penyaluran zakat berdasarkan permohonan warga ke Baznas Dharmasraya. Tim dari Baznas melakukan verifikasi ke lapangan terkait kelayakan. Apabila layak, maka dana tersebut langsung disalurkan kepada warga.

"Jika ada permohonan masuk dan masyarakat memang membutuhkan Baznas pasti akan bantu, untuk itu wali nagari kami minta mendata warga yang dinilai berhak memperoleh bantuan," katanya.

Baznas Dharmasraya akan menyalurkan zakat sebesar Rp7,6 miliar kepada sekitar 6.328 mustahik pada 2019, kata dia.

Ia menjelaskan penyaluran tersebut masuk ke dalam lima program Baznas, diantaranya melaui Dharmasraya Cerdas sebanyak Rp2,4 miliar, Dharmasraya Sehat Rp450 juta.

Kemudian, Dharmasraya Makmur Rp1 miliar, Dharmasraya Peduli Rp2,3 miliar, dan Dharmasraya Taqwa Rp1,4 miliar, lanjut dia.

"Dari lima program ini ada sekitar 31 kegiatan yang akan dilaksanakan, termasuk di dalamnya bedah rumah, bantuan ekonomi produktif, bantuan masyarakat jompo, dan lainnya," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar