Payakumbuh Run and Gowes angkat pariwisata Sumbar

id payakumbuh,run,gowes,pariwisata

Press Conference Payakumbuh Run and Gowes (sumbar.antaranews.com/Syafri Ario)

Payakumbuh,(Antaranews Sumbar)– Pemerintah Kota Payakumbuh akan menggelar sport tourism"Payakumbuh Run and Gowes" dalam rangka memperingati hari jadi ke-48 Kota Payakumbuh sekaligus untuk mengangkat pariwisata Kota Payakumbuh pada 8-9 Desember.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan OlahragaKota Payakumbuh, Elfriza Zaharmandi Payakumbuh, Kamis mengatakanpeserta Payakumbuh Run berasal dari dalam dan luar negeri dan melewati rute menarik dan objek wisata di Payakumbuh.

“Peserta Payakumbuh Run yang sudah mendaftar 913 dari kuota maksimal 1200, dan ada enam pelari internasional yang akan melakukan pendaftaran secara online.Kita dipastikan sehari sebelum hari H," ujarnya.

Rute Payakumbuh Run start di Ngalau Indah dan kemudian menuju arah pusat Kota Payakumbuh kemudian putar kembali ke arah Ngalau Indah dengan melewati jalur yang sama.



Sementara itu untuk Payakumbuh Gowespesertanya berasaldari personil Polres Payakumbuh, jajaran TNI, Organisasi Perangkat Daera (OPD), dan juga masyarakat Kota Payakumbuh.



Payakumbuh Gowes mempuh panjang rute sekitar 20 KM,start di depan Kantor Balai Kota Payakumbuhdan finisdi Ngalau Indah.

Dari Balai Kota mennuju Simpang Bunian, Simpang Napar, Tanjung Bukit, Batas Kota, Payobasuang, Labuah Basilang, dan kemudian singgah di depan kantor Polres untuk mengambil kupon hadiah. Dari situ peserta menuju Medan Nan Bapaneh Ngalau untuk finish dan kemudian dilanjutkan dengan pengundian hadiah.

Dari dua event ini Kadisparporamengharapkan ada dampak terhadap perekonomianmasyarakat Payakumbuh dan juga pariwisata Sumbar.

Kepolisian Resor (Polres) Kota Payakumbuh dalam momenini juga sekaligus mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan menyebarkan brosur sambilbersepeda.

“Kami sekaligus untuk mensosialisasikan Khamtibmas, target kita Payakumbuh bebas penyakit masyarakat,seperti judi, narkoba, LBGT,” kata Wakapolres Kota Payakumbuh, Kompol Eridal.

Kepala Disparpora Kota Payakumbuh, Elfriza Zaharman menyebut, untuk menggelar kegiatan kali ini, pihaknya menghabiskan total anggaran sebesar Rp250 juta yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018. Selain itu juga ada sponsor dari pihak lain, berupa baliho dan spanduk.

"Karena ini baru pertama kali digelar makanya kita menggunakan APBD, targetnya tahun depan kegiatan ini bisa didanai oleh Kemenpora. Karena memang potensinya cukup besar," katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar