
Sampah menumpuk pascahujan, DLH siapkan petugas khusus

Padang, 14/10 (Antara) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang menyiapkan petugas khusus untuk membersihkan sampah di destinasi wisata pascahujan melanda kota tersebut.
Kepala DLH Kota Padang Al Amin di Padang, Minggu mengatakan apabila hujan deras melanda kota ini maka akan terjadi penumpukan sampah di kawasan muara pantai seperti di Pantai Muaro Lasak, Kawasan Muaro dan lainnya.
“Kami telah menyiapkan petugas khusus untuk membersihkan sampah yang menumpuk tersebut,” kata dia
Menurut dia banyaknya sampah yang menumpuk di ujung muara tersebut akibat ulah masyarakat yang tidak bertanggungjawab yang masih membuang sampah mereka ke dalam sungai, selokan dan mengalir ke laut. Sampai di laut, sampah tersebut disapu oleh ombak dan menumpuk di pinggir pantai.
“Hari ini kami mengirimkan 50 petugas untuk membersihkan kawasan Pantai Muaro Lasak dan sudah bersih. Apabila hujan deras turun lagi maka mereka akan kembali bekerja esok harinya,* kata dia.
Menurut dia Pemkot Padang telah berupaya melakukan sosialisasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat terutama di selokan atau aliran sungai.
“Perilaku ini masih sering terjadi dan membuat sampah menumpuk ketika hujan selesai, selain itu sampah yang menumpuk juga merusak keindahan pantai yang menjadi salah satu destinasi wisata,” kata dia.
Terkait adanya Perda 21 tahun 2012 tentang sampah, ia mengatakan aturan itu masih belum dipahami oleh masyarakat dan berjalan dengan baik. Padahala di sana ditur sanksi bagi orang yang membuang sampah sembarangan.
Saat ini pihaknya mencatat volume sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Padang seberat 450 ton per harinya. Jumlah itu dapat bertambah apabila jumlah kunjungan wisatawan meningkat ke kota berpenduduk sekitar 900 ribu jiwa tersebut.
“Kita berharap masyarakat segera sadar dan tidak membuang sampah mereka ke aliran sungai karena dapat membahayakan mereka sendiri karena dapat mengakibatkan banjir,”kata dia.***4***
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
