Penjahit sepatu keliling ditemukan tewas gantung diri di Sulik Air

id Bunuh Diri,Penjahit Sepatu Gantung Diri,Polres Solok

Petugas bersama masyarakat mengevakuasi jasad korban (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Arosuka, (Antaranews Sumbar) - Masyarakat Jorong Batu Galeh, Nagari Sulik Air, Kabupaten Solok dikejutkan dengan penemuan jasad penjahit sepatu keliling tergantung di bangunan bekas Kantor desa setempat, Kamis.

"Jasad tergantung yang diduga bunuh diri itu merupakan Dodi Safrianto (28) asal Nagari Lubuk Basung Kecamatan Lubuk basung, Kabupaten Agam," kata Kapolres Solok, AKBP Dony Setiawan di Solok, Kamis.

Di lokasi penemuan, petugas menemukan satu unit Sepeda motor merek Suzuki Smash warna hitam-silver BA 6164 N dan sebuah tas ransel warna hitam yang diduga milik korban.

Ia menyebutkan dari identitas dan informasi yang dikumpulkan petugas, korban berdomisli di daerah Jambi dan berprofesi sebagai tukang jahit sepatu keliling.

Penemuan itu bermula ketika salah seorang warga setempat, Alimin Helmi yang hendak menabur pupuk di sawahnya melihat sebuah motor terparkir di dalam bangunan bekas kantor desa.

Alimin merasa curiga dan heran dengan keberadaan yang tidak dikenalnya parkir di lokasi. Ia berinisiatif memeriksa ke dalam bangunan.

Namun terkejut saat pandangannya terpaku pada sesosok jasad tergantung menggunakan seutas tali nilon di bawah kuda-kuda loteng bangunan.

Alimin yang terkejut langsung menyampaikan temuannya pada warga sekitar, dan akhirnya seketika tersebar di tengah masyarakat. Tak seberapa lama, petugas Polsek X Koto Diatas mendatangi lokasi.

"Jasad sudah divisum di Puskesmas Sulit air, dari ciri-ciri yang ditemukan kuat dugaan korban meninggal murni karena bunuh diri," ujarnya.

Petugas memperkirakan, korban gantung diri sekitar dua belas jam sejak ditemukan warga sekitar pukul 08.30 WIB pagi tadi. Petugas belum bisa memastikan, penyebab pasti korban bisa sampai di lokasi dan gantung diri. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar