DLH Payakumbuh targetkan pada 2025 timbulan sampah berkurang 30 persen

id Jhon Kenedy

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Payakumbuh, Jhon Kenedy. (Antara Sumbar/Novia Harlina)

Payakumbuh, (Antaranews Sumbar) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat menargetkan pada 2025 timbulan sampah daerah itu berkurang 30 persen dan 70 persen lainnya sudah dikelola.

"Saat ini timbulan sampah di Payakumbuh 78 ton per hari, ini akan menjadi tugas bersama untuk mewujudkan target tersebut," kata Kepala DLH Payakumbuh, Jhon Kenedy di Payakumbuh, Jumat.

Timbulan sampahadalah volume atau berat sampahyang dihasilkan dari berbagai sumber di suatu wilayah.

Selain pengurangan, kata dia juga difokuskan pada pengelolaan sampah setidaknya antara sampah organik dan non organik.

Persoalan sampah, lanjutnya harus ada komitmen dari semua pihak untuk mengelolanya sehingga target yang ditetapkan dapat tercapai.

Menurutnya upaya yang dapat dilakukan yakni dimulai dari rumah tangga, masyarakat yang memiliki halaman luas akan diajak dan dibuatkan dua buah lobang untuk sampah organik dan non organik.

Dengan pemilahan tersebut petugas kebersihan ketika menjemput lebih mudah mengelola sampah sebelum dibawa ke tempat pembuangan akhir.

Kemudian bagi rumah yang tidak memiliki halaman yang luas akan dibuatkan biopori, jadi sampah organik nantinya akan dimasukan ke lobang-lobang biopori tersebut dan setelah beberapa waktu juga bisa dijadikan pupuk.

Sementara untuk sampah non organik seperti plastik dan kaleng akan disediakan tempatnya, kata dia.

Selain itu, pihaknya juga akan mengoptimalkan fungsi bank sampah di sekolah-sekolah dan kelurahan sehingga volume sampah terus berkurang.

DLH, lanjutnya juga terus melakukan sosialisasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa mengelola sampah itu penting.

"Mungkin butuh waktu, namun jika semuanya berkomitmen pasti bisa tercapai," tambah dia. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar