Pasaman Barat tunda pemberian vaksin MR

id Vaksin MR,Imunisasi MR

Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Haryunidra

Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Sekitar 16.000 jiwa lebih di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) telah diberikan vaksin imunisasi campak Maesles dan Rubella (MR).

"Program ini telah kita mulai namun untuk seterusnya kita tunda karena ada pro kontra di tengah masyarakat," kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Haryunidra di Simpang Empat, Selasa.

Ia mengatakan dari data yang ada sesuai data sasaran vaksin itu pada rentang usia 9-15 tahun sebanyak 138.699 anak.

"10 sampai 12 persen dari sasaran itu telah diberikan vaksin. Namun ke depannya akan kita tunda sampai ada petunjuk dari Kementerian Kesehatan dan MUI," tegasnya.

Menurutnya penundaan pemberian vaksin itu juga langsung diumumkan oleh Bupati Pasaman Barat, Syahiran kepada Dinas Kesehatan beserta jajaran.

Ia menyebutkan intruksi penundaan pemberian vaksin itu sudah diketahui pihak puskesmas dan masyarakat sejak Sabtu (4/8). Tindakan itu dilakukan menyikapi polemik yang terjadi di tengah masyarakat saat ini.

Pihaknya meminta masyarakat tetap tenang dan tidak termakan isu atau informasi hoaks.

"Jika ada masalah kesehatan dirasakan anak yang sudah divaksin segera melapor kepada Puskesmas atau petugas medis terdekat," ajaknya.

Sementara itu salah seorang Kepala SD di Pasaman Barat, Rifayeni mengatakan sekolah mereka memang belum dilakukan imunisasi.

Akan tetapi sejak beberapa hari belakangan ini terdapat beberapa wali murid yang meminta anak mereka tidak dilakukan imunisasi sampai ada keputusan yang jelas. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar