
Lebaran di Solok bakal meriah

Solok, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Sumatera Barat telah menyiapkan sejumlah kegiatan bagi masyarakat setempat seperti bazar ramadhan dalam menyambut lebaran 1439 Hijriah.
"Melalui Dinas Perdagangan dan koperasi UKM, Pemkot akan menggelar bazar Ramadhan mulai 5 sampai 7 Juni 2018 mendatang, di halaman parkir Taman Syech Kukut," kata Kabag Humas Kota Solok, Nurzal gustim di Solok, Rabu.
Ia menyebutkan saat pelaksanaan bazar akan ada pemberian paket sembako bagi masyarakat kurang mampu secara gratis dengan pendistribusian kupon melalui kelurahan-kelurahan.
Selain bagi-bagi sembako, panitia hari besar Islam juga akan menyelenggarakan takbiran di Taman Lapangan Merdeka Solok. Acara itu dimeriahkan dengan festival bedug takbiran serta penampilan seni budaya Solok.
"Selesai sholat Ied akan ada silahturrahmi Idul Fitri Pemko bersama masyarakat," katanya.
Pemda akan melibatkan OPD terkait untuk menjaga kelancaran kegiatan tersebut, salah satunya mengalihkan pelaksanaan sholat Ied ke Masjid Agung Al Muhsinin, jika saat itu terjadi cuaca yang tidak mendukung.
"Nanti Pemko, Dishub dan Polres Solok akan menyiapkan dua titik pos pengamanan di Taman Syech Kukut dan Pandan Ujung By Pass," katanya.
Sedangkan Dinas Pariwisata mengadakan pagelaran Sumarak Anak Nagari pada 19 Juni 2018, untuk mengisi liburan lebaran di Taman Kota Syech Kukut. Ada juga penampilan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang 20 Juni 2018.
"Nantinya di pagelaran itu akan menyuguhkan hiburan kesenian daerah bagi masyarakat dan pengunjung luarSolok," ujarnya.
Pada momen hari raya Idul Fitri ini, Pemkot Solok mengimbau seluruh masyarakat untuk bijaksana dalam mengkonsumsi dan membeli barang kebutuhan pokok dan lebaran belanja, sesuai keperluan dan daya beli.
"Jual beli barang kebutuhan pokok harus dengan harga dan jumlah yang wajar dan rasional," katanya.
Warga juga harus cermat memperhatikan produk yang sudah kadaluwarsa seperti label halal dari MUI dan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Masyarakat juga hendaknya meningkatkan kewaspadaan jika didapati adanya peredaran uang palsu dan melaporkan kepada kepolisian setempat.
"Jaga keamanan, ketentraman dan ketertiban umum di wilayah masing-masing," katanya. (*)
Pewarta: Tri Asmaini
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
