Berbagai produk makanan dan minuman Indonesia rambah Slowakia

id Saus sambal dan kecap manis

Saus sambal dan kecap manis. (cc)

London, (Antaranews Sumbar) - Berbagai produk makanan dan minuman Indonesia merambah Slowakia dengan adanya pertemuan antara distributor dan importir produk Indonesia di Eropa seperti NIVO BV dan InterAromat B.V dari Belanda, Indofood di Jerman, Mayora di Polandia dan Olagafood di Ceko.

Dubes RI untuk Republik Slowakia, Adiyatwidi Adiwoso Asmady di London, Senin, menjelaskan, pertemuan mereka difasilitasi KBRI di Bratislava, Slowakia, bekerja sama dengan Atase Perdagangan KBRI di Den Haag untuk meningkatkan nilai perdagangan Indonesia di Slowakia.

Adiyatwidi mengaku, tujuan utama program ini adalah memperluas pasar produk makanan dan minuman Indonesia yang sempat berjaya di Slowakia sampai beberapa tahun silam.

Dikatakan misinya adalah untuk meningkatkan nilai perdagangan bilateral yang masih jauh dari potensi sesungguhnya, salah satunya melalui peningkatan keberadaan produk makanan dan minuman Indonesia di Slowakia.

Atase Perdagangan RI di Den Haag, Belanda, Dewi Rochayati, mengatakan kehadiran distributor dan representatif yang ada di Eropa memudahkan penyaluran produk-produk Indonesia ke Slowakia.

Pensosbud KBRI Bratislava, Lely Meiliani mengatakan dalam pertemuan itu juga digelar "one-on-one meeting" dengan pengusaha di Bratislava seperti Kon-Rad dan Yeme, dua distributor terbesar di Slowakia.

Distributor utama Slowakia Kon-Rad dan Yeme menyampaikan kepuasan atas prakarsa kegiatan dan segera melakukan pemesanan saus sambal, kecap manis dan makanan minuman organik. Toko Asia yang ada di Bratislava telah melakukan pemesanan, terutama mie instan dan bumbu masak.

Kon-Rad, yang berdiri sejak tahun 1990, memiliki lebih dari 7.000 jenis produk dan 2.000 pelanggan, melayani logistik industri gastronomi, restoran, kedai kopi dan teh yang ada di seluruh Slowakia dan ekspor.

Sedangkan Yeme, pemain utama distribusi bahan makanan dan minuman berkualitas tinggi/premium di Slowakia. Toko-toko tersebut telah puluhan tahun melayani kebutuhan produk makanan dan minuman Asia yang menjual produk dari Asia Tenggara, Asia Tengah, dan Timur Tengah.

Berdasarkan riset Nielsen atas ekonomi Slowakia pada 2017, tingkat konsumsi masyarakat Slowakia naik sebesar 6,3 persen, jauh lebih tinggi daripada Hungaria (5,9%), Ceko (4,8%), Polandia (4,3%).

Pada 2016, tingkat konsumsi Slowakia juga yang tertinggi di Eropa (3,4%) dengan rata-rata hanya tumbuh 0,4 persen. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar