
Panwaslu Pariaman Gagas Warung Pengawasan Partisipatif Pilkada 2018
Selasa, 5 Desember 2017 12:27 WIB

Pariaman, (Antara Sumbar) - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Pariaman, Sumatera Barat menggagas program warung pengawasan partisipatif untuk memantau dan menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah 2018.
"Warung pengawasan partisipatif merupakan sarana atau media yang dijalankan Panwaslu bekerja sama dengan pemilik tempat untuk memberikan arahan positif kepada masyarakat terkait Pilkada Pariaman," kata Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Panwaslu Pariaman, Riswan di Pariaman, Selasa.
Ia mengatakan hal tersebut bertujuan untuk menekan dan mengurangi rumor politik yang masih berkembang liar dan belum teruji kebenarannya oleh masyarakat.
Apalagi kata dia, pada umumnya masyarakat Kota Pariaman sudah menjadikan warung atau kedai sebagai salah satu tempat silaturahmi termasuk diskusi tentang politik.
"Kebiasaan masyarakat bercerita banyak di warung atau kedai tentang berbagai hal, panitia Panwaslu menghindari adanya isu politik yang tidak tepat sehingga menjadi konsumsi orang banyak," ujar dia.
Program warung partisipatif pengawasan kata dia, akan dibentuk satu per desa dan kelurahan yang ada di Kota Pariaman sebagai tempat berdiskusi seputar Pilkada Pariaman.
Warung atau kedai tersebut nantinya dibekali brosur seputar informasi tentang Pilkada Pariaman yang juga dibantu satu orang personel Pengawas Pemilu Lapangan (PPL).
Sementara itu Agus Suryadi (57) salah seorang masyarakat di Kota Pariaman menilai langkah yang akan dilakukan oleh Panwaslu Pariaman perlu mempertimbangkan beberapa hal.
"Secara umum sebagai masyarakat kami mendukung, namun Panwaslu perlu memperhatikan bahwa tidak semua warung atau kedai di Pariaman selalu membicarakan tentang politik," kata dia.
Sebagai contoh katanya, ada warung yang hanya diisi oleh pemuda dan cukup jarang membicarakan masalah politik. Sehingga apabila ditempatkan personel PPL maka dinilai kurang efektif. (*)
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
