Logo Header Antaranews Sumbar

Operasi Zebra, Target Tilang Polres Agam 800 Kendaraan

Rabu, 1 November 2017 20:00 WIB
Image Print
(ANTARA SUMBAR)

Lubukbasung, (Antara Sumbar) - Kepolisian Resor Agam, Sumatera Barat, menargetkan menilang 800 unit kendaraan yang menyalahi aturan lalu lintas selama Operasi Zebra pada 1 sampai 14 Nobember 2017.

"Seluruh kendaraan yang melanggar rambu-rambu lalu lintas, pelanggaran batas kecepatan, melawan arus lalu lintas, sepeda motor melebihi tumpangan dan lainnya akan kita tilang. Pada Operasi Zebra 2016 kita menilang sebanyak 420 kendaraan," Kepala Kepolisian Resor Agam, AKBP Ferry Suwandi didampingi Kasat Lantas Polres Agam di Lubukbasung, Rabu (1/11).

Pada Operasi Zebra itu, Polres Agam akan melakukan penindakan 80 persen, pembinaan 10 persen dan pencegahan 10 persen.

Polres Agam mengerahkan 150 personel dari anggota Polres Agam, anggota Kodim 0304 Agam, Dinas Perhubungan Agam dan lainnya saat Operasi Zebra.

Sedangkan daerah operasi berada di jalan lintas yang menghubungkan Padang Pariaman menuju Pasaman Barat dan Padang Pariaman menuju Kota Bukittinggi.

"Daerah itu merupakan daerah rawan kecelakaan lalu lintas. Kita juga melakukan razia di pusat kota pemerintahan Kabupaten Agam dengan sasaran balapan liar dan daerah lain," tambahnya.

Dengan diadakan Operasi Zebra ini, maka pihaknya berharap akan meningkat disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Lalu, menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif, citra tertib dalam berlalu lintas.

Selain itu, terwujudnya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelacaran berlalulintas.

"Tujuan akhir dari operasi ini agar penguna jalan selamat dan tidak ada kecelakaan lalu lintas di Polres Agam," katanya.

Selama Januari sampai Oktober 2017 jumlah kasus kecelakaan di Agam sebanyak 170 kasus, meninggal dunia 21 orang, luka berat 20 orang, luka ringan 239 orang dan kerugian material Rp763 juta.

Pada 2016, sebanyak 173 kasus kecelakaan, meninggal dunia 25 orang, luka berat 11 orang luka ringan 256 orang.

Sementara pada 2015 sebanyak 193 kasus kecelakaan lalu lintas dengan meninggal dunia sebanyak 42 orang, luka berat 20 orang, luka ringan 283 orang.

Pada 2014 sebanyak 157 kasus kecelakaan, meninggal dunia 23 orang, luka berat 27 orang dan luka ringan 241 orang.

Ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra mendukung Operasi Zebra yang dilakukan Polres Agam dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

"Kita sangat mendukung operasi ini, agar kasus kecelakaan lalu lintas di daerah itu berkurang," ujarnya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026