
Hati-hati, Ditemukan Ikan Mengandung Formalin di Agam
Rabu, 31 Mei 2017 17:19 WIB

Lubukbasung, (Antara Sumbar) - Tim Pengawasan Peredaran Barang dan Jasa (TPPBJ) yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menemukan ikan mengandung formalin dijual di sejumlah pasar tradisional daerah itu.
"Ini berdasarkan hasil pemeriksaan sampel ikan yang dilakukan tim. Saat ini sampel ikan mengandung formalin itu masih kami simpan," kata Kepala Seksi Mutu Keamanan Pangan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam Kasman Ashadi di Lubukbasung, Rabu.
Ia mengatakan ikan yang mengandung formalin itu ditemukan tim saat memantau bahan kebutuhan pokok di Pasar Bawan, Kecamatan Ampeknagari, Pasar Impres Padang Baru, Kecamatan Lubukbasung, Pasar Baso dan Pasar Padang Lua, Kecamatan Baso. Pemantauan ini dilakukan menjelang Ramadhan.
Saat itu, tim memeriksa sampel ikan yang dijual pedagang di empat pasar itu dan hasilnya positif mengandung formalin.
Dari keterangan pedagang, tambahnya, ikan jenis tuna, sisik dan lainnya itu berasal dari Sibolga, Sumatera Utara.
Sementara distributor ikan tersebut berada di Pasar Bawah, Kota Bukittinggi.
"Kami telah mengingatkan pedagang dan pengelola pasar agar tidak menjual ikan mengandung formalin itu karena berisiko terhadap kesehatan," katanya.
Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Ermanto mengimbau warga untuk lebih teliti membeli ikan agar tidak mengosumsi ikan mengandung formalin.
Ikan yang mengandung formalin, katanya, insangnya berwarna merah tua, tidak cerah, tidak berbau, warna daging putih dan lainnya.
"Ini harus diperhatikan warga agar tidak mengonsumsi daging ikan mengandung formalin," katanya. (*)
Pewarta: Yusrizal
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
