
Solok Selatan Budayakan Tanam Cabai di Pekarangan

"Dengan gemar menanam cabai di pekarangan rumah yang selama ini kosong akan bermanfaat, minimal kebutuhan cabai sendiri terpenuhi, tidak membeli lagi," kata dia di Padang Aro, Selasa.
Ia menyebutkan menanam cabai di pekarangan bisa menjadi kegiatan yang bermanfaat, bahkan bisa menambah pemasukan jika produksinya melebihi kebutuhan keluarganya.
Pekarangan rumah jika masih luas juga bisa ditanam sayuran, buah-buahan dan jenis tanaman muda lainnya yang bermanfaat.
Kemudian bagi yang memiliki pekarangan sempit katanya, bisa melakukan penanaman dengan metode hidroponik atau menggunakan polybag.
"Beberapa waktu lalu harga cabai melambung tinggi disebabkan keterbatasan pasokan di pasaran, maka dengan gemar menanam ini bisa menstabilkan harga cabai," kata dia.
Jika digeluti bisa menjadi pemasukan rutin bagi masyarakat sehingga bisa membantu roda perekonomian di daerah.
"Asalkan ada kemauan tidak ada yang tidak mungkin, apalagi Solok Selatan memiliki iklim yang cocok untuk pertanian, didukung tanah yang subur serta masih adanya lahan yang masih bisa digarap," ujar dia.
Gemar menanam ini harus menjadi budaya masyarakat di Solok Selatan sehingga fluktuasi harga kebutuhan pokok bisa dicegah.
Pemerintah daerah juga sudah menyiapkan edaran untuk menanam 10 batang cabai setiap keluarga untuk mencegah lonjakan harga dan inflasi. (*)
Pewarta: Erik Ifansyah Akbar
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
