Logo Header Antaranews Sumbar

PLN Sumbar Siap Dukung Pelaksanaan UNBK

Selasa, 7 Februari 2017 16:28 WIB
Image Print
(ANTARA SUMBAR/Joko Nugroho)

Padang, (Antara Sumbar) - PT PLN Wilayah Sumatera Barat menjamin ketersediaan pasokan listrik saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tingkat SMA/SMK yang berlangsung awal April 2017.

"Saat ini kami sedang berusaha membersihkan jaringan untuk mengantisipasi kerusakan atau gangguan agar UNBK tidak terganggu," kata kata Pejabat Hukum dan Humas PLN Wilayah Sumbar Remalis di Padang, Selasa.

Secara sistem, pihaknya siap mendukung pelaksanaan UNBK agar tidak ada gangguan, terutama mengenai listrik.

"Dipastikan jadwal pemadaman terencana tidak terjadi sepanjang UNBK berlangsung," ujarnya.

Jika terjadi gangguan pada jaringan yang sifatnya tidak terduga, pihaknya telah menyediakan tim di lapangan untuk segera memperbaiki kerusakan tersebut.

"Kami memang selalu menyiapkan tim yang siaga 24 jam dalam memantau dan memperbaiki jika ada jaringan yang rusak," ujarnya.

Pada tahun lalu, dalam mengantisipasi listrik padam, pihaknya menyediakan generator set di lokasi UNBK tersebut.

"Karena lokasi yang melaksanakan tahun lalu jumlahnya sedikit kami menyediakan genset untuk langkah antisipasinya," ujarnya.

Jika saat ini ada banyak lokasi yang dijadikan tempat UNBK, kemungkinan langkah pertama pihaknya menyiagakan genset di tempat yang dinilai membutuhkan alat tersebut. Selanjutnya akan menurunkan tim untuk berjaga-jaga ke beberapa titik lokasi.

Kepala Disdik Sumbar Burhasman Bur mengatakan terkait dengan pelaksanaan UNBK, pihak sekolah dan PLN bisa bekerja sama menyukseskan ujian itu di setiap daerah.

Ia mengatakan untuk sekolah harus ada sosialisasi mekanisme UNBK kepada para siswa di samping mempersiapkan kemampuan teknis dan ilmu pengetahuan.

Untuk PLN diminta bisa bekerja sama tentang ketersediaan listrik di lokasi ujian tersebut.

Oleh karena itu, pihak sekolah maupun PLN dapat menyediakan genset jika memang dibutuhkan saat pelaksanaan ujian.

Selain itu, katanya, perlu mengecek jaringan agar ketika pelaksanaan ujian, jaringan tidak bermasalah, karena hal itu dapat mengganggu kelancaran ujian. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026