Logo Header Antaranews Sumbar

Legislator: Caketum KONI Bebas dari Kepentingan Politik

Selasa, 1 November 2016 20:16 WIB
Image Print

Padang, (Antara Sumbar) - Sekretaris Komisi V Bidang Kesra DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Yuliarman mengatakan calon Ketua Umum (Caketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar harus terbebas dari kepentingan politik.

"Bagaimana pun juga ketua umum KONI harus netral tidak ada berpihak dengan politik, karena nantinya ketua tersebut diharapkan fokus kepada kepengurusan olahraga," ujarnya di Padang, Selasa.

Ia mengatakan selain itu syarat sebagai Ketua Umum (Ketum) juga harus ditaati, seperti tidak boleh rangkap jabatan sebagaimana yang telah diperintahan oleh Menteri Dalam Negeri.

Selain itu, ia menjelaskan yang nantinya diangkat menjadi Ketum seharusnya juga mempunyai kemapunan membaca peluang dalam mendatangkan dana dari luar, supaya tidak selalu bergantung kepada APBD.

"Jangan hanya mengandalkan anggaran dari APBD saja. Masih ada peluang lainnya dalam mendapatkan dana penunjang misalnya dari pihak ketiga seperti perusahaan besar, BUMN/BUMD, dan juga pengusaha yang sukses," katanya.

Sehingga dana tersebut dapat menunjang peningkatan di bidang olaharaga, lanjutnya.

Setidaknya dengan adanya tambahan dana tersebut, katanya dapat menahan para atlet untuk tidak tergiur pindah ke daerah lain.
"Selama ini dengan keterbatasan anggaran maka kesejahteraan para atlet tidak terpenuhi, mengakibatkan atlet berprestasi malah pindah ke daerah lain," ujarnya.

Ia menambahkan namun yang terpenting adalah hak suara yang berasal dari pengurus KONI yang berada di setiap kabupaten/kota dan juga beberapa cabang olahraga.

"Karena dengan perolehan hak suara ini kita dapat mengatahui siapa yang akan menjadi ketua umum KONI nantinya," ujarnya.

Sebelumnya, KONI Sumbar telah menyebutkan bahwa musyawarah olahraga provinsi luar biasa (Musorprovlub) akan digelar Desember 2016.

"Telah kami sebarkan surat pemberitahuan pelaksanaan Musorprovlub kepada semua pihak yang terkait yakni KONI kabupaten/kota maupun Pengprov Cabang olahraga Sumbar, yang diselenggarakan pada 7-8 Desember 2016," kata pelaksana Ketua Umum KONI Sumbar, Syaiful.

Ia mengatakan dari jadwal tersebut bisa saja meleset dari rencana, semua tergantung dari kesiapan panitia dalam mempersiapakan hingga hari pelaksanaannya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026