Logo Header Antaranews Sumbar

KONI pusat minta dinamika terjadi di Agam cepat selesai demi atlet

Rabu, 12 Agustus 2026 04:36 WIB
Image Print
Ketua Bidang Pembinaan Organisasi KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Eko Budi Supriyanto di Padang, Selasa (11/8/2026). ANTARA/Yusrizal

Lubukbasung (ANTARA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat meminta dinamika yang terjadi antara KONI Kabupaten Agam dengan KONI Provinsi Sumbar bisa cepat selesaikan demi kepentingan para atlet di daerah itu.

"Jaga komunikasi dan koordinasi yang baik. Kita harus sinerji antara KONI Pusat, KONI provinsi, KONI kabupaten dan kota yang solid," kata Ketua Bidang Pembinaan Organisasi KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Eko Budi Supriyanto di Padang, Selasa.

Ia mengatakan tahapan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) harus sesuai dengan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD ART) KONI.

Tahapan dilakukan mulai dari rapat kerja dengan melibatkan anggota dan cabang olahraga.

Rapat tersebut untuk musyawarah membahas yang ada dalam ADART dan ini harus dilengkapi.

"Kekuatan seorang ketua terletak pada dukungan anggota, karena forum tertinggi dalam musyawarah itu di tangan anggota," katanya.

Masalah di Agam, KONI Pusat hanya memberikan informasi yang ada. Tiga bulan habis masa jabatan sudah diinformasikan dari pimpinan lebih atas kalau kabupaten atau kota itu provinsi dan KONI provinsi disampaikan oleh KONI Pusat dalam mengingatkan masa jabatan sudah habis.

Kalau ada kegiatan belum tuntas, KONI bersangkutan mengajukan perpanjangan masa jabatan supaya ketua bisa konsentrasi menghadapi kegiatan.

"Saya berharap dinamika yang terjadi antara KONI Kabupaten Agam dengan KONI Provinsi Sumbar bisa cepat selesaikan demi kepentingan para atlet di daerah itu. Kalau organisasi baik, pasti bisa membina atlet dengan baik dalam melahirkan atlet berprestasi di daerah itu," katanya.

Apabila ini masih berlanjut, maka kasihan atlet karena pintu masuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) melalui KONI.

Sumbar, tambahnya merupakan gudang atlet berprestasi dan beberapa hari lalu atlet silat asal Kabupaten Agam Furqon Habil Winata meraih medali emas tingkat internasional.

"Saya menginginkan atlet lain bisa seperti ini, karena olahraga bisa daerah kita dikenal daerah lain," katanya.

Sementara Ketua KONI Agam Edi Busti menambahkan KONI Agam bakal melakukan konsultasi dan koordinasi ke KONI Sumbar.

Setelah itu melengkapi kekurangan tahapan Musorkab yang sesuai AD ART.

"Kita akan melakukan perbaikan dan rapat kerja ini salah satu tahapan yang kita lakukan karena masa jabatan bakal berakhir pada akhir Agustus 2026," katanya.

Sebelumnya tahapan Musorkab telah dilakukan dan telah mengacu AD ART. Rapat kerja tidak dilakukan mengingat efesiensi anggaran dan rencananya bakal digabungkan nantinya.

Dalam perjalanan, KONI Sumbar melakukan supervisi, sehingga tahapan dihentikan dan ia tidak merugikan atlet, apalagi sebentar lagi bakal dilaksanakan Porprov.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026