
Wabup: APBD 2017 Fokus Empat Sektor
Kamis, 22 September 2016 21:38 WIB

Padang Aro, (Antara Sumbar) - Wakil Bupati (Wabup) Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Abdul Rahman mengungkapkan APBD 2017 daerah itu difokuskan pada pembangunan empat sektor, yaitu infrastruktur, pelayanan publik, religius dan pariwisata.
"Pembahasan APBD 2017 belum kami bahas dengan DPRD tetapi fokusnya kami arahkan untuk infrastruktur, pelayanan publik, pariwisata dan religius," katanya di Padang Aro, Kamis.
Sedangkan untuk pertanian dan peternakan, tambahnya, didorong pokok-pokok pikiran DPRD diarahkan ke sana sebab bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Pokok-pokok pikiran rakyat, lanjutnya juga bersumber dari APBD sehingga lebih baik untuk membenahi sektor lain yang tidak dialokasikan pemerintah agar manfaatnya lebih merata.
Terkait pariwisata, sebutnya bukan hanya wisata alam, budaya serta religius yang harus dikembangkan tetapi juga agrowisata dimana lahan pertanian warga menjadi objek utamanya.
"Sekarang sudah ada gerakan memetik buah seperti jeruk dan ini harus dikembangkan menjadi agrowisata sehingga lahan warga bukan hanya sebagai pertanian tetapi juga wisata," jelasnya.
Selain itu, menurutnya kegiatan atau kebiasaan masyarakat dalam pertanian juga bisa dijadikan sebuah destinasi wisata yang harus dikemas sehingga perekonomian mereka bisa memiliki nilai lebih dan bukan saja mengandalkan hasil pertaniannya saja.
"Kegiatan pertanian juga harus mendukung aspek pariwisata dan perlu di olah sehingga memiliki nilai lebih," terangnya.
Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Solok Selatan, Armen Syahjohan mengemukakan pengembangan pariwisata harus memberikan dampak penyebaran peningkatan ekonomi masyarakat secara merata.
"Jangan hanya terpusat dalam satu tempat saja," ujarnya.
Seperti rencana pengembangan agrowisata. Menurutnya perlu dikonsep agar pengembangan agrowisata tidak berada di daerah yang menjadi tujuan utama wisatawan, seperti kawasan seribu rumah gadang.
"Jika bisa lokasi agrowisata yang agak berjarak dari kawasan seribu rumah gadang, seperti di Panai atau Pinang Sinawa sehingga masyarakat di kedua daerah itu juga mendapatkan dampak dari pariwisata," sebutnya. (*)
Pewarta: Erik Ifansyah Akbar
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
