
Dishubkominfo Sumbar Ajak Masyarakat Gunakan Internet Sehat
Senin, 1 Agustus 2016 20:28 WIB

Padang, (Antara Sumbar) - Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), mengajak masyarakat untuk menggunakan internet secara sehat dan bermanfaat.
"Ajakan ini kami lakukan dalam bentuk kegiatan literasi informasi media komunikasi yang digelar hari ini," kata Kepala Dishubkominfo Sumbar, Amran di Padang, Senin.
Dia menyebutkan kegiatan literasi ini membahas berbagai persoalan tentang bidang Komunikasi dan Informasi terkini.
Khusus pada literasi kali ini membahas mengenai persoalan revolusi mental, internet dan aplikasi Pokemon GO.
Dalam pembahasan kali ini katanya, lebih pada dampak, solusi dan regulasi tentang Pokemon Go serta penguatan internet sehat di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini sengaja menghadirkan semua stakeholder yang memiliki keterkaitan," tambahnya.
Seperti dari Korem, Kepolisian dan instansi yang bertanggung jawab pada keamanan penggunaan internet.
Kemudian dari Telkomsel sebagai penyedia jaringan, tentunya diharapkan bisa menjelaskan dan memberikan informasi tentang penggunaan internet positif dan sehat.
"Khusus untuk aplikasi Pokemon Go, kami mengundang psikolog untuk membahas terkait kejiwaan pemain game tersebut," ujarnya.
Selain itu kegiatan ini juga dihadiri sejumlah instansi, 125 orang anak SMA se kota Padang, dan elemen masyarakat lainnya.
Ke depan dia berjanji akan meningkatkan peranan untuk pengembangan teknologi informasi khususnya dalam mengawal tumbuhnya internet negatif.
Dengan harapan masyarakat dapat lebih berpikir positif dan menyadari buruknya internet yang berisikan muatan perusak.
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno berharap kegiatan ini dapat terus berkembang jadi sebuah langkah untuk menekan penggunaan internet negatif di Sumbar.
"Ini menjadi bahan Dishubkominfo untuk semakin berperan dalam kemajuan dan pengawalan teknologi informasi di Sumbar," ujarnya.
Senada dengan itu Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah juga berharap agar internet positif di Kota Padang dapat dikembangkan.
Menurutnya butuh ada kesepakatan bersama antar instansi untuk membatasi jaringan internet yang bemuatan konten negatif.
"Dengan perkembangan zaman saat ini hal tersebut tidak mudah, namun dapat dilakukan," ujarnya. (*)
Pewarta: M R Denya Utama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
