Logo Header Antaranews Sumbar

Padang Berkomitmen Jamin Keamanan Objek Wisata

Jumat, 15 Juli 2016 08:10 WIB
Image Print
Sejumlah pengunjung bermain di pantai Padang sambil menunggu terbenamnya matahari 2011 di Padang, Sumbar. (FOTO ANTARA/Maril Gafur)

Padang, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat menyatakan berkomitmen menjamin keamanan objek wisata dan wisatawan meski libur Idul Fitri 1437 Hijriah telah berakhir.

"Koordinasi keamanan di beberapa tempat wisata saat libur lebaran akan terus dilanjutkan karena dinilai berhasil," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi, di Padang, Jumat.

Dia menyebutkan koordinasi keamanan yang dikomandoi pihak Kepolisian, TNI, Polisi Pamong Praja dinilai telah berhasil menekan tindak pelanggaran di beberapa objek wisata selama libur lebaran lalu.

Bahkan dari catatan dan evaluasi yang telah dilakukan, tidak ada keluhan mengenai tindak kriminalitas di objek wisata, seperti pemalakan atau parkir liar.

Di samping itu dukungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan SAR Nasional, dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) menambah keamanan di tempat wisata khususnya dalam hal mitigasi bencana atau kecelakaan.

"Berdasarkan evaluasi juga dalam libur lalu juga tidak ada permasalahan dan korban jiwa," tambahnya.

Selain itu pengerahan Dinas Kesehatan, Badan Pemeriksa Obat dan Makanan juga ikut menjamin makanan atau kuliner yang sehat dan aman dikonsumsi wisatawan.

Tentunya kerja BPOM yang mengawasi dan memeriksa makanan terlarang sedikit membantu wisatawan.

"Ke depan koordinasi ini akan jadi agenda tetap, tidak peduli libur atau hari biasa," tambahnya.

Selain memberikan keamanan langsung, pemkot juga menjamin keamanan dengan pembinaan dan koordinasi masyarakat.

Melalui Forum Komunikasi Daerah seperti dari kecamatan, forum masyarakat sadar wisata, serta dukungan warga lainnya tentunya akan terus didorong untuk mengamankan objek wisata sekaligus wisatawannya.

"Akan tetapi kami mengakui masih banyak kekurangan yang dampaknya merugikan wisatawan," ujar dia.

Sebagai contoh masih adanya sampah di pantai, ke depan akan didorong lagi petugas untuk membersihkannya.

Kemudian terkait kemacetan akibat parkir juga ke depan akan lebih diperkuat komunikasinya.

Untuk itu dia berharap masyarakat bisa terus mengawasi setiap kekurangan tersebut dan melaporkan langsung setiap ada permasalahan dan kelemahan dari apa yang telah ada.

Sementara itu salah satu warga yang tinggal di sekitar objek wisata pantai Fauzan, berharap pemerintah tidak hanya menjamin keamanan objek wisata dan pengunjungnya saja namun juga masyarakat sekitar.

Menurutnya masyarakat yang tinggal di sekitar objek wisata merupakan bagian dari kawasan wisata dan tentunya memiliki hak sama mendapat jaminan tersebut.

"Jadi bukan hanya meminta dukungan tapi tidak memberikan harapan, sebab masyarakat juga khawatir bila ada dalam pengunjung yang membahayakan," katanya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026