Logo Header Antaranews Sumbar

Bulog : Rastra Tidak Bagus Lepas dari Kontrol

Kamis, 16 Juni 2016 18:55 WIB
Image Print

Painan, (Antara Sumbar) - Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional II Sumatera Barat (Sumbar), Gudang Sago, Kabupaten Pesisir Selatan, menyebut pihaknya tidak bisa mengontrol setiap karung beras sejahtera (rastra) sebelum didistribusikan.

"Akibat tidak semua karung bisa kami kontrol ada beberapa rumah tangga sasaran yang menerima rastra kurang bagus," kata Kepala Bulog Gudang Sago, Ujang di Painan, Kamis.

Pihaknya bersedia untuk mengganti apabila petugas penerima di tingkat nagari (desa adat) mengeluhkan kondisi beras.

"Kami akan ganti namun prosesnya akan memakan waktu," lanjutnya.

Sebelumnya, Sejumlah warga di Kecamatan Batang Kapas, kabupaten setempat pada Rabu (15/6)menyesalkan rastra yang mereka terima tidak layak dikonsumsi.

"Berasnya tidak bersih masih ada sisa kulit gabah, warna beras yang tidak serupa ada yang berwarna kecoklatan dan agak kekuningan-kuningan ditambah berasnya yang bergumpal-gumpalan dan baunya yang tidak enak," ungkap Samsidar.

Ia menerangkan kondisi beras seperti tidak layak untuk dikonsumsi tapi mau bagaimana lagi pihaknya tidak memiliki uang membeli beras yang lebih baik.

"Harapan kami kejadian ini tidak terulang lagi kedepannya," harapnya.

Wali Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek, kecamatan setempat, Ulil Amri mengaku sejak raskin diterima dari Badan Urusan Logistik (Bulog) pada Senin (13/6) ia telah mengetahui kondisinya tidak bagus.

"Saya meminta agar raskin diganti namun jawaban petugas Bulog proses penggantiannya agak lama, akhirnya saya urungkan karena kebutuhan beras begitu penting bagi masyarakat," sebutnya.

Kedepan ia berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan meminta Bulog profesional dalam melaksanakan tugasnya. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026