Logo Header Antaranews Sumbar

Dandim 0310 Pastikan Dharmasraya Bebas Paham Komunis

Kamis, 26 Mei 2016 11:43 WIB
Image Print

Pulau Punjung, (Antara Sumbar) - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0310 Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya (SSD), Letkol Inf Zusnan Hadi Hudaya memastikan tidak ada penyebaran atau gerakan paham komunisme yang muncul di daerah itu.

"Kami belum menemukan fenomena seperti atribut berlambang palu arit terpasang di tempat umum atau sengaja digunakan warga, info gerakan PKI tidak ada laporan, tapi kami terus antisipasi," kata Zusnan Hadi di Pulau Punjung, Kamis.

Ia menilai perlu dilakukan pendekan yang intensif dengan masyarakat untuk menyampaikan bahwa paham komunis tidak sesuai dengan dasar negara, salah satunya di dalam Ketetapan MPRS Nomor 25 Tap MPRS XXV/1996 tentang ketetapan PKI.

Tidak hanya melakukan upaya imbauan dan pencegahan, lanjutnya, jika ada masyarakat yang menganut atau pun terlibat dalam penyebaran, maka seluruh anggota akan mengambil tindakan tegas.

"Jika ada dugaan yang mengarah pada hal itu, oknumnya harus diamankan," tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat jika melihat atribut berlambang palu dan arit terpasang di tempat umum atau sengaja digunakan warga segera melapor kepada polisi atau TNI.

"Kalau ada ditemukan, seperti lambang atau sejenisnya, langsung lapor," ucapnya.

Terpisah, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Dharmasraya, Syafrizal Yasin, mengemukan pihaknya juga belum mendeteksi muculnya gerakan komunisme di daerah itu.

"Daerah kita belum ada indikasinya," lanjutnya.

Menurut dia, sesuai instruksi Badan Intelijen Negara Sumatera Barat pemerintah kabupaten dan kota diminta mewaspadai setiap pergerakan komunis yang muncul di tengah masyarakat..

"Tugas kami hanya memantau dan tidak ada kewenangan menindak, jika nanti ditemukan maka akan laporkan ke pihak berwenang," tutupnya. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026