Logo Header Antaranews Sumbar

120 Pedagang Agam Dapat Bantuan Peralatan Usaha

Sabtu, 21 Mei 2016 16:34 WIB
Image Print

Lubuk Basung, Sumbar (Antara Sumbar) - Sebanyak 120 pedagang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mendapatkan bantuan peralatan untuk mengembangkan usaha mereka dari Kementrian Tenaga Kerja pada 2016.

"Ke 120 pedagang yang menerima bantuan ini merupakan usulan dari enam wali nagari atau kepala desa," kata Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Agam, Syamsir di Lubuk Basung.

Ia menambnahkan, ke 120 pedagang itu berasal dari Nagari Kampuang Pinang Kecamatan Lubuk Basung sebanyak 20 orang, Nagari Panampuang Kecamatan Ampek Angkek sebanyak 20 orang.

Lalu, Nagari Duo Koto Kecamatan Tanjung Raya sebanyak 20 orang, Nagari Maninjau Kecamatan Tanjung Raya sebanyak 20 orang, Nagari Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya sebanyak 20 orang dan Nagari Koto Malintang Kecamatan Tanjung Raya sebanyak 20 orang.

"Bantuan yang diterima pedagang ini berdasarkan usulan mereka kepada kami seperti, satu set kompor gas, lemari es, piring, sendok, gelas, blender, kompor hock, etalase, kursi dan lainnya," ujarnya.

Setelah bantuan diserahkan, pihaknya akan meninjau bantuan tersebut ke rumah pedagang untuk memastikan apakah bantuan tersebut dimanfaatkan.

"Apabila bantuan tersebut tidak dimanfaatkan, maka akan diambil kembali dan diserahkan kepada pedagang yang lain," sebutnya.
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya baru menyerahkan bantuan kepada pedagang di Nagari Kampuang Pinang, karena mereka telah mengikuti pelatihan tentang pengembangan usaha di kantor Wali Nagari Kampung Pinang pada awal Mei 2016.

"Sebelum mendapatkan bantuan, pedagang terlebih dahulu mengikuti pelatihan dengan narasumber dari pihak bank, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Trasmigrasi, Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan," lanjutnya.

Untuk nagari lain, pelatihan akan diadakan dalam waktu dekat dan setelah itu baru diserahkan bantuan yang mereka usulkan.
Bantuan dan pelatihan ini merupakan program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dari Kementrian Tenaga Kerja pada 2016. Pada tahun ini, Agam mendapatkan bantuan sebanyak enam paket dan setiap paket dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang.

Sementara pada 2015, Agam mendapatkan tiga paket untuk Nagari Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung, Nagari Tiku Utara Kecamatan Tanjung Mutiara dan Nagari Silareh Aia Kecamatan Palembayan.

"Satu paket TKM dengan dana sebesar Rp90 juta. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan usaha pedagang," katanya.

Salah seorang pedagang, Elsa Basyir mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan, sehingga bisa mengembangkan usahanya berjualan roti.

"Selama ini saya kesulitan untuk membeli peralatan karena harga cukup mahal. Sementara saya tidak memiliki dana untuk membeli alat itu," ujarnya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026