
Solok Selatan Akan Bangun Tempat SPA
Jumat, 20 Mei 2016 19:17 WIB

Padang Aro, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, akan membangun tempat pemandian air panas atau "Spa" di lokasi objek wisata Hot Waterboom dengan memanfaatkan asap air panas yang berasal dari Gunung Kerinci.
"2016 kami mengalokasikan dana Rp2,7 miliar untuk membenahi hot waterboom dan Rp190 juta untuk pembangunan spa memanfaatkan air panas yang sudah ada", kata Kepala Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Solok Selatan, Doni Hendra di Padang Aro, Jumat.
Dia menambahkan, untuk tempat spa akan dibangun dua unit rumah yang diperuntukkan bagi pria dan perempuan dan didalamnya juga dibuatkan kran supaya pengunjung juga bisa mandi air panas.
Dari dana Rp2,7 miliar yang di alokasikan tersebut katanya, akan dibangun instalasi air dingin supaya air didalam kolam tidak terlalu panas.
Selain itu, ujarnya, juga di peruntukkan membangun pagar dan gerbang permanen serta perbaikan lainnya yang sangat diperlukan.
"kemungkinan Juni pengerjaan Hot Water Boom sudah mulai dilaksanakan termasuk tempat Spa," lanjutnya.
Ia menyebutkan, lokasi Hot Water Boom yang sudah dibebaskan ada enam hektare dan masterplan yang ada akan diubah kembali.
"Masterplan lama tidak sesuai dengan kondisi saat ini sehingga akan di ubah dan kemudian di usulkan ke Provinsi untuk bantuan pembangunan lanjutannya," jelasnya.
Sebelumnya Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengungkapkan, jika semua Kabupaten/Kota diberi kesempatan untuk mengembangkan pariwisata dan menjadi salah satu daerah wisata dan pihak Provinsi akan membantu dananya 40 persen.
"Jika kabupaten/kota lolos verifikasi oleh tim yang dibentuk provinsi maka untuk pembangunan destinasi wisata akan dibantu oleh provinsi 40 persen dan 60 persen biaya daerah," tambahnya.
Dia menyebutkan, setelah lolos verifikasi dari provinsi maka daerah harus mempersiapkan "masterplan" pembangunan pariwisata.
Setelah selesai, jelasnya, maka akan ada Mou dengan Provinsi untuk kelanjutan pembangunannya.
"Jika semua syarat terpenuhi maka pada akhir tahun akan dilaksanakan MoU antara daerah dengan provinsi untuk pengembangan destinasi wisata," jelasnya.
Pemerhati Wisata Sumbar, Yulnofrins Napilus menyebutkan, untuk menjadi salah satu daerah destinasi wisata Solok Selatan tidak bisa hanya mengandalkan satu objek saja.
"Solok Selatan jaraknya cukup jauh dari Provinsi sehingga harus memiliki beberapa destinasi wisata agar wisatawan mau berkunjung dan salah satu yang menarik adalah jalur pendakian Gunung Kerinci," lanjutnya.
Pewarta: Erik Iffansya
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
