
Solok Selatan Butuh Mobil Pelayanan KTP-E Keliling
Jumat, 13 Mei 2016 17:41 WIB

Padang, (Antara Sumbar) - Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, memerlukan mobil untuk melayani pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-e) guna mempermudah masyarakat daerah itu membuat identitas penduduk.
"Kami sudah mengusulkan bantuan mobil untuk pembuatan KTP-e keliling ke Kementerian Dalam Negeri, tapi belum ada respon," kata Kepala Seksi Identitas Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Solok Selatan, Doni Sefri Irwandi ketika dihubungi di Padang Aro, Jumat.
Ia menyebutkan, daerah itu sangat membutuhkan mobil pembuatan KTP-e keliling mengingat jarak antara kecamatan ke pusat ibukota, Padang Aro, yang jauh.
Ia mencontohkan daerah Talao, Kecamatan Sangir Balai Janggo, yang jaraknya cukup jauh dari ibukota kabupaten. Untuk mencapai daerah itu setidaknya membutuhkan waktu sekitar tiga jam perjalanan dengan melintasi perkebunan kelapa sawit.
"Dengan adanya mobil pelayanan KTP-e keliling, kami bisa menjangkau daerah itu dan sekaligus bisa melakukan sosialisasi," tambahnya.
Ia menyebutkan, dari sekitar 126.000 wajib KTP di Solok Selatan, baru sekitar 96.000 warga yang telah memiliki KTP-e.
"Sosialisasi telah kami laksanakan setiap bulan dengan daerah yang berbeda," ujarnya.
Selain kesadaran masyarakat untuk membuat KTP yang masih kurang, sebutnya, jarak yang cukup jauh untuk mencapai ibukota juga menjadi kendala bagi warga yang ingin membuat indentitas penduduk.
Ia menambahkan, petugas dari Disdukcapil terkadang harus menginap di daerah yang terisolasi untuk melakukan rekam data, seperti di Nagari Lubuk Ulang Aling, Lubuk Ulang Aling Tengah dan Lubuk Ulang Aling Selatan.
"Untuk mencapai daerah itu harus menyeberangi sungai Batanghari yang membutuhkan waktu hampir empat jam," sebutnya.
Ia menjelaskan, tahun ini kabupaten itu memperoleh bantuan mesin pencetak KTP-e dari Kemendagri sebanyak dua bua.
Rencananya kedua mesin itu akan ditempatkan di kecamatan yang jauh dari ibukota, yakni Sangir Batanghari dan Sangir Balai Janggo.
"Kami masih menunggu telaah staf ditandatangani bupati," ujarnya. (*)
Pewarta: Joko Nugroho
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
