Logo Header Antaranews Sumbar

39 Siswa SMP Bergabung Ikuti UN

Rabu, 4 Mei 2016 16:56 WIB
Image Print

Padang Panjang, (Antara) - Sebanyak 39 siswa Sekolah Menengah Partama (SMP) swasta di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, akan bergabung pada sekolah penyelenggara untuk mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2015/2016.

"Ke 39 orang tersebut berasa dari dua SMP swasta, masing-masing SMP YPN Merapi dan SMPLB Asih Putra," kata Kepala Dinas Pendidikan Padang Panjang, Desmon di Padang Panjang, Rabu.

Ia menambahkan, penggabungan sekolah tersebut merupakan tindak lanjut dari syarat sekolah yang bisa menyelenggarakan UN.

"Dua sekolah ini tidak memenuhi salah satu syarat sebagai pelaksana UN, sehingga siswanya terpaksa digabungkan ke sekolah lain," ujarnya.

Ia menerangkan, persyaratan yang tidak bisa dipenuhi oleh tujuh sekolah tersebut, seperti jumlah siswa minimal yang akan mengikuti UN dan sarana prasarana.

"Selain dari jumlah murid, sarana dan prasarana juga menjadi penetu sekolah penyelenggara," lanjutnya.

Ia menyebutkan, ke 39 murid dari dua SMP Swasta di Padang Panjang itu akan bergabung melaksanakan UN ke SMPN 1 setempat.

Sedangkan pengawasan selama UN berlangsung, menurut dia, memakai sistem silang murni dari setiap sekolah. Dengan demikian siswa dari masing-masing sekolah tidak dikawal oleh guru sekolah yang bersangkutan.

"Kami memberlakukan ini guna terciptanya suasana yang kondusif selama UN berlangsung, serta tidak ada istilah KKN antara murid dengan guru," katanya.

Kepala SMPN 1 Padang Panjang, Rita Yanti mengharapkan, UN tahun ini bisa berjalan dengan lancar dan tertib, sehingga bisa menghasilkan peserta didik yang berkualitas.

"Kami berharap dukungan seluruh elemen, agar pelaksanaan UN tahun ini bisa berjalan lancar dan meluluskan murid 100 persen," katanya. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026