Logo Header Antaranews Sumbar

2016, Tahun Penentu Pencapaian RPJMD

Selasa, 5 April 2016 18:11 WIB
Image Print

Padang Panjang, (AntaraSumbar) - Perencanaan pembangunan di 2016 merupakan tahun strategis dan menentukan untuk pencapaian tahun terakhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk Kota Padang Panjang.

"Perencanaan pembangunan untuk 2017 disusun tahun ini yang merupakan tahun ke 4 dari RPJMD Padang Panjang periode 2013 hingga 2018," kata Wakil Wali Kota (Wawako) Padang Panjang, Mawardi di Padang Panjang, Selasa.

Hal itu, dikatakannya sekaitan pemerintah kota Padang Panjang selama dua hari kedepan melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2016.

Ia manambahkan Padang Panjang memiliki sejumlah kegiatan strategis dalam kurun waktu beberapa tahun kedepan, mulai dari pembangunan pasar, islamic center dann revitalisasi GOR Khatib Sulaiman serta yang lainnya.

"Untuk itu, tentunya musrenbang yang kami lakukan ini, harus bisa menampung usulan yang berkaitan dengan kegiatan strategis tersebut," ujarnya.

Lima tahun masa jabatan kepala daerah adalah waktu yang singkat, untuk itu harus bertekat untuk menyusun perencanaan yang lebih baik lagi untuk 2017.

"Target-target yang telah tertuang dalam RPJMD seperti pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, pengurangan angka pengangguran dan pengembangan sentra ekonomi baru di kawasan Bukit Surungan harus dapat diwujudkan," sebutnya.
Ia mengatakan, jika ada permintaan masyarakat yang tidak tertampung dalam Musrenbang, berarti ada persoalan yang ditemukan tim investigasi. Untuk itu pihaknya minta agar masyarakat berkoordinasi dengan tim investigasi.

Ia juga minta para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bekerja terukur dengan cara melihat contoh apa yang dilakukan tahun anggaran sekarang.

Untuk membangun masa yang akan datang, tambahnya, perlu kesinambungan progran tahun ke tahun. Karena itulah, antara atasan dan bawahan harus terjalin komunikasi yang intens.

Ia menghimbau SKPD agar benar-benar melaksanakan kegiatan sesuai anggaran yang telah direncanakan. Perencanaan pada tahun ini, ujar dia, dijadikan landasan untuk perencanaan selanjutnya.

"Jangan ada kegiatan yang bertujuan menguntungkan diri sendiri kelompok dan golongan, tetapi hendaklah berguna untuk masyarakat umum," sebutnya.

Selain itu, tambah dia jangan ada perencanaan yang tumpang tindih antara satu SKPD dengan SKPD yang lain. Sebab hal dikhawatirkan mubazir dan membuang-buang anggaran.

Masyarakat Padang Panjang, Yanti berharap musrenbang yang dilaksanakan Pemkot setempat bisa menghasilkan perencanaan skal prioritas.

"Musrenbang kali ini hendaknya bisa mendahulukan pembangunan yang prioritas, sehingga masyarakat bisa sejahtera," katanya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026