Pemkot Padang jadikan Program Kota Sehat masuk agenda prioritas RPJMD

id kota sehat,kota pintar,penilaian kota sehat,pemko padang,kota padang

Pemkot Padang jadikan Program Kota Sehat masuk agenda prioritas RPJMD

Pembahasan program Kota Sehat dan Kota Pintar yang masuk ke dalam RPJMD Padang tahun 2025-2029 di Padang, Sumatera Barat. Antara/HO-Humas Pemkot Padang

Padang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menjadikan Program Kota Sehat dan Kota Pintar sebagai sasaran utama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang Tahun 2025-2029.

"Masuknya Program Kota Sehat dan Kota Pintar dalam RPJMD ini merupakan tekad Padang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Srikurnia Yati di Padang, Kamis.

Srikurnia mengatakan program unggulan Kota Sehat dan Kota Pintar merupakan langkah konkret daerah tersebut dalam mendukung pencapaian Indonesia Emas pada 2045 yang ditandai dengan perolehan bonus demografi.

Pemerintah setempat, khususnya Dinas Kesehatan, kata dia, tidak ingin bonus demografi tersebut hanya sebatas angka, tetapi tidak memberikan kontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu peningkatan sisi kesehatan dan kualitas hidup terus dilakukan sebelum tahun 2045.

Pada penilaian Kota Sehat 2023 Pemkot Padang berhasil menyabet penghargaan tertinggi yakni Swasti Saba Wistara. Capaian positif ini diharapkan kembali berulang pada penilaian 2025.

"Alhamdulillah, pada Juli 2025 kita sudah mengirimkan seluruh dokumen yang dibutuhkan dengan harapan Kota Padang kembali terpilih dalam penilaian Kota Sehat 2025," ucapnya.

Ia menyebutkan terdapat sembilan tatanan dan 139 indikator yang menjadi tolok ukur dalam penilaian tersebut. Setelah dilakukan verifikasi oleh tim provinsi, Kota Padang dinyatakan masuk dalam kategori Swasti Saba Wistara.

Pada 26 Agustus 2025 Wali Kota Padang telah menyampaikan presentasi sebagai bagian dari proses penilaian kedua Kota Sehat. Tim penilai pusat juga memberikan beberapa masukan terhadap dokumen yang diajukan.

Saat ini pemerintah daerah masih menunggu balasan surat resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk proses berikutnya.

Ia menambahkan Program Kota Sehat dan Kota Pintar menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Padang ke depannya. Melalui integrasi lintas sektor, diharapkan program tersebut bisa mendorong terwujudnya kota yang tidak hanya sehat secara lingkungan dan masyarakat, tetapi juga cerdas dalam pengelolaan data dan pelayanan publik.

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.