Logo Header Antaranews Sumbar

21 Napi yang Kabur Kembali Ditangkap

Senin, 21 Januari 2013 16:10 WIB
Image Print

Jambi, (ANTARA) - Aparat kepolisian Jambi dibantu sipir Lapas berhasil menangkap kembali sebanyak 21 orang narapidana dan tahanan yang kabur dari Lapas Kuala Tungkal, Jambi pada Sabtu (19/1). Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah, di Jambi, Senin mengatakan, dari 62 orang narapidana dan tahanan yang kabur dari Lapas Kelas II B Kuala Tungkal, Jambi yang berhasil ditangkap kembali ada 21 orang. Dari 21 orang tahanan dan napi yang berhasil ditangkap kembali tersebut ada sebanyak 19 orang yang telah dikembalikan kedalam lapas sedangkan sisanya dua orang saat ini ada di Polres Indragiri Hilir, Riau setelah sebelumnya tertangkap disana oleh petugas kepolisian setempat. Hasil pengecekan petugas kepolisian di Lapas Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi ada sebanyak 62 orang yang kabur dengan rincian narapidana 54 dan sisa delapan tahanan titipan kejaksaan. Hingga Senin siang ini (21/1), dari 62 orang tahanan yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) klas II B Kualatungkal, 21 orang diantaranya sudah berhasil ditangkap kembali dan 19 orang diantaranya sudah dikembalikan lagi ke Lapas dan dua orang lainnya tertangkap di daerah Indragiri Hilir. Berdasarkan hasil pengecekan, tahanan yang kabur tersebut terdiri dari 54 orang narapidana (napi) dan 8 orang tahanan titipan dimana untuk napi yang kabur adalah 36 napi kasus pidana umum, dan 18 napi kasus narkoba. Almansyah juga mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih terus berupaya untuk mencari keberadaan tahanan lainnya yang masih belum tertangkap. Bagi yang belum tertangkap, kita imbau untuk segera menyerahkan diri, baik kepada pihak kepolisian atau langsung ke lapas. Pihak keluarga juga kita minta untuk proaktif, kata Jurubicara Polda Jambi, Almansyah. Hasil laporan anggota kepolisian yang diperbantukan untuk menangkap kembali para tahanan dan napi yang kabur tersebut, dari ke-19 tahanan dan napi tersebut ada dari mereka yang ditangkap langsung saat mencoba melarikan diri dan ada juga yang menyerahkan diri kepada polisi. Kini kondisi pasca kabur puluhan napi dan tahanan dan rusuhnya warga binaan Lapas Kuala Tungkal pada Sabtu (19/1)dan Minggu (20/1), kini kondisi di lapas sudah terkendali dan diatasi. Kini pihak Polda yang awalnya menurunkan satu peleton Brimob sudah menariknya kembali dan kekuatan pengamanan di TKP sudah dikurangi dengan kekuatan satu peleton personel dari Polres Tanjabar dan diback up reserse dan intelkam Polda Jambi. Jumlah tenaga pengamanan yang dibantukan untuk menjaga lapas tersebut ada 100 personil Polresta Tanjabar, dibantu satu peleton Brimob Polda Jambi dan dua regu anggota reserse dan intelkam Polda. Sedangkan langkah yang telah diambil pihak Polda dan Polres Tanjabar adalah penanganan masalah dengan cermat dan pendekatan kepada penghuni tahanan agar mereka tetap menjaga ketertiban selama aspirasi tuntutan mereka akan dibahas lebih lanjut dengan pihak terkait. Berkoordinasi dengan kanwil dan perwakilan tahanan untuk menjaga situasi yang kondusif, menugaskan personil untuk melakukan giat pengamanan secara tertutup dan terbuka melibatkan instansi terkait. Kemudian menurunkan tim reskrimum dan intelkam Polda Jambi untuk memback up Polres dan mengarahkannya untuk melakukan operasi atau razia mencegah kaburnya tahanan dan napi tersebut. Data sementara yang terhimpun oleh Polda Jambi, ada 55 orang napi dan tahanan yang kabur yang terdiri atas 12 tahanan dan 43 napi. Jumlah seluruh napi atau tahanan yang ada di Lapas kelas II B Kuala Tungkal ada sebanyak 288 orang terdiri dari 278 pria dan 10 wanita. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026