
Dishubkominfo: Harga BBM Turun Tarif Angkot Tetap
Kamis, 31 Maret 2016 19:52 WIB

Padang, (AntaraSumbar) - Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Padang memperkirakan penurunan harga premium dan solar sebesar Rp500 per liter tidak mempengaruhi tarif angkutan kota di daerah itu.
Penurunan harga premium dan solar tersebut mulai berlaku pada 1 April 2016 yakni untuk premium turun dari Rp6.950 menjadi Rp6.450 per liter, dan untuk solar turun dari Rp5.650 menjadi Rp5.150 per liter.
"Harga BBM memang turun, tapi tarif angkot tetap karena mengacu pada perjanjian yang telah disepakati pihak terkait," kata Kepala Dishubkominfo Kota Padang, Rudy Rinaldi di Padang, Kamis.
Ia menjelaskan dalam perjanjian penetapan tarif angkot di Padang, telah disepakati untuk berubah jika harga BBM berfluktuasi hingga Rp1.000 per liter.
Menurutnya, sejak perjanjian dibuat pada Maret 2015, total penurunan harga BBM baru sekitar Rp850 per liter atau belum mencapai angka yang disepakati.
"Penurunan baru dua kali. Pertama turun Rp350 per liter, kemudian Rp500. Jadi baru Rp850," sebutnya.
Ia menegaskan, jika penurunan BBM sudah mencapai kesepakatan itu yakni Rp1.000, baru pihaknya akan membicarakan dengan pihak-pihak terkait seperti Organda, YLKI dan DPRD Padang.
"Kecuali kalau ada pertimbangan lain, akan kami kaji lagi," ujarnya.
Seorang warga setempat, Ija (23) mengatakan seharusnya ada kebijakan dari pemerintah yang berpihak pada masyarakat khususnya para pengguna jasa angkot.
"Kalau BBM naik, tarif angkot langsung naik. Ini giliran turun, malah tidak ada kebijakan untuk menurunkan," tambahnya.
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait mengkaji kembali untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat setempat. (cpw)
Pewarta: Vicha Faradika
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
